Minibus Tabrak Truk Pengangkut Alat Berat di Sergai, 2 Tewas dan 3 Luka-Luka

Abdullah Sani Hasibuan ยท Jumat, 17 Juli 2020 - 17:25 WIB
Minibus Tabrak Truk Pengangkut Alat Berat di Sergai, 2 Tewas  dan 3 Luka-Luka
Bangkai minibus yang ringsek menabrak truk di Jalinsum wilayag Sergai. (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)

SERDANGBEDAGAI, iNews.id - Kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tebingtinggi-Pematangsiantar, tepatnya di Desa Gunung Ketaren wilayah Kabuapaten Serdangbedagai (Sergai). Sebuah minibus menabrak truk pengangkut alat berat dan menyebabkan duo orang tewas di lokasi kejadian, Jumat (17/7/2020).

Informasi diperoleh iNews, kejadian ini berawal saat truk Fuso berpelat nomor BK 8783 LG yang mengangkut alat berat mogok di TKP. Kemudian, sopir truk Sakban Lubis, warga Panyabungan, Mandailing Natal berhenti dan mencoba memperbaiki kendaraan.

Namun tiba-tiba dari arah belakang datang minibus berpelat nomor BB 1065 BB yang langsung menghantam truk dengan kencang. Minibus tersebut diketahui ditengari Rexson Bronson Situmorang, warga Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Akibat benturan kencang, sopir dan seorang penumpang minibus tewas di lokasi. Sementara penumpang lainnya luka-luka. Kerasnya benturan menyebabkan bagian depan minibus ringsek tak beraturan.

Anggota Satlantas Polres Tebingtinggi Bripka Swanda yang menerima laporan langsung datang ke lokasi dan melakukan tindakan kepolisian seperti olah TKP dan meminta keterangan saksi. Hasil penyelidikan awal, ada korban jiwa dan luka dalam kecelakaan maut tersebut.

"Truk ini dari arah Siantar menuju Medan dalam posisi berhenti karena mogok. Tak sampai dua menit, dari arah belakang minibus menabrak truk tersebut. Korban jiwa dua orang dan luka-luka tiga orang, semua dari penumpang minibus. Para korban kini sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya, Jumat (17/7/2020).

Dugaan sementara, sopir minibus mengantuk dan tak menyadari truk di depannya dalam posisi berhenti. Kasus kecelakaan ini sudah dalam penanganan polisi. Sementara korban tewas sudah diambil keluarga untuk dikebumikan.


Editor : Donald Karouw