get app
inews
Aa Text
Read Next : Golkar Bela Bahlil yang Dikritik Imbas Tambang Nikel di Raja Ampat: Salah Sasaran!

Musda Golkar Sumut di Medan Diwarnai Kericuhan, Massa Mengamuk Bawa Kayu

Senin, 02 Februari 2026 - 07:46:00 WIB
Musda Golkar Sumut di Medan Diwarnai Kericuhan, Massa Mengamuk Bawa Kayu
Massa memakai atribut Partai Golkar berupaya masuk ke arena Musda XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara di Medan, Minggu (1/2/2026). (Foto: iNews).

MEDAN, iNews.id - Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) sempat diwarnai kericuhan, Minggu (1/2/2026). Insiden ini terjadi di depan Hotel JW Marriott Medan, lokasi berlangsungnya acara. 

Sejumlah orang mengenakan kaus kuning Partai Golkar terlihat membawa balok kayu dan menyalakan petasan. Mereka bahkan berusaha merangsek masuk ke pintu hotel.  

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Sumut, Muhammad Asril menjelaskan bahwa keributan terjadi setelah panitia meminta peserta yang tidak memiliki hak suara untuk keluar dari arena. 

Menurutnya, tindakan ini dilakukan karena Musda telah memasuki tahapan sidang paripurna yang hanya boleh diikuti peserta dengan hak suara.  

Diduga tidak terima diminta keluar, sejumlah orang memicu keributan. Meski sempat memanas, insiden tersebut tidak berlangsung lama dan hanya terjadi di area depan hotel. 

"Saya pikir dinamika di Partai Golkar sangat luar biasa," ujar Asril di lokasi Musda.

Musda kemudian kembali dilanjutkan dengan agenda sidang paripurna, sementara kondisi di lokasi dilaporkan sudah kondusif.  

Dalam Musda ke-11 ini, terdapat dua kader yang mendaftar sebagai calon Ketua DPD Golkar Sumut, yakni Andar Amin Harahap, anggota DPR Fraksi Golkar serta Hendri Yanto Sitorus, Bupati Labuhanbatu Utara.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut