Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah: Prajurit TNI Duta Bangsa Jaga Perdamaian Dunia

Antara ยท Selasa, 21 Januari 2020 - 15:14 WIB
Pangdam Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah: Prajurit TNI Duta Bangsa Jaga Perdamaian Dunia
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Kodam I Bukit Barisan memberangkatkan 20 personel Denzipur 2/PS yang tergabung dalam Satgas XX-Q/Monusco Kongo. Selain itu juga penugasan personel dalam rangka penebalan aparat teritorial di wilayah Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodam XVIII/Kasuar.

Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah mengatakan, prajurit menjadi duta bangsa Indonesia melalui tugas menjaga perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kongo maupun yang melaksanakan operasi di dalam negeri.

"Penugasan ini merupakan tugas mulia yang diberikan kepada TNI oleh dunia internasional," ujar Pangdam, dalam sambutan yang dibacakan Kasdam I/BB Brigjen TNI Untung Budiharto di Makodam I/BB, Medan, Senin (20/1/2020).

Dia mengatakan arahan, nasihat dan seluruh kebijakan yang diberikan kepada personel satgas menjadi bekal untuk melaksanakan tugas di daerah operasi.

"Dan perlu digarisbawahi, kalian merupakan keluarga besar TNI yang harus saling mengenal satu sama lain. Bukan lagi prajurit dari matra darat, laut dan udara. Akan tetapi warga negara Indonesia yang mewakili Pemerintah Indonesia di Kongo," katanya.

Menuturnya, kunci sukses melaksanakan tugas operasi di Kongo yakni dengan kerja sama dan menjaga kekompakan prajurit yang tergabung dalam satgas.

"Jaga nama baik Kodam I Bukit Barisan dengan menghindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan tidak terpuji," kata jenderal bintang dua tersebut.

Hal sama juga bagi prajurit dengan penugasan penebalan aparat teritorial di wilayah Kodam XVII/Cedrawasih dan Kodam XVIII/Kasuar. Pemberangkatan satgas ini untuk membantu pengembangan dan pembangunan Kodim baru di dua kotama tersebut.

"Sejalan dengan itu, kami juga memberangkatkan Satgas Tenaga Pendidik (Gadik) dan Tenaga Kependidikan (Gapedik) Gelombang II untuk mendukung proses belajar mengajar di Rindam XVIII/Kasuari," ujarnya.

Prajurit yang berdinas diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan dilandasi semangat pengabdian, profesional, dedikasi, disiplin dan tanggung jawab. Personel telah membekali diri tentang pengetahuan binter dan 54 kemampuan teritorial, yakni temu cepat, lapor cepat, manajemen teritorial, penguasaan wilayah, perlawanan rakyat dan komunikasi sosial serta metode binter.

"Hal ini penting agar kehadiran prajurit memberikan kontribusi positif bagi kotama yang akan dituju, bukan hanya sekadar mengisi kekosongan jabatan saja, katanya.


Editor : Donald Karouw