Pascaledakan Bom Bunuh Diri, Warga yang Penasaran Ramai-ramai ke Mapolrestabes Medan

Stepanus Purba ยท Rabu, 13 November 2019 - 17:20 WIB
Pascaledakan Bom Bunuh Diri, Warga yang Penasaran Ramai-ramai ke Mapolrestabes Medan
Puluhan warga tampak berusaha mendekati Mapolrestabes Medan pascaledakan bom bunuh diri di Jalan HM Said itu, Rabu (13/11/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.idLedakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan tampaknya tidak membut warga Kota Medan takut. Pascainsiden itu, warga malah beramai-ramai datang untuk melihat langsung tempat kejadian perkara (TKP) ledakan yang menghebohkan Kota Medan itu, Rabu (13/11/2019).

Adnan, salah seorang warga Medan Johor mengaku, sengaja datang ke Mapolrestabes Medan untuk melihat situasi terkini. Dia mengaku awalnya mendapatkan kabar mengenai ada ledakan di sana dari pesan berantai di WhatsApp.

“Saya dapat info dari WhatsApp dan langsung ke sini untuk lihat situasi,” ujar Adnan.

Hal senada juga disampaikan oleh Citra (29), yang mengaku rumahnya tidak jauh dari Mapolrestabes Medan. Dia mendapatkan informasi di media sosial. “Aku nggak dengar (suara ledakan). Aku dapat info dari media sosial. Aku langsung ke sini,” kata Citra.

Pascaledakan pada Rabu pagi tadi, polisi langsung mensterilkan Mapolrestabes Medan. Ratusan personel gabungan dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut menjaga ketat lokasi. Hingga Rabu sore tadi, polisi juga masih menutup Jalan HM Said.

Sebelumnya, seorang laki-laki yang terekam CCTV menggunakan jaket driver ojek online, terlihat di halaman Mapolrestabes Medan. Tidak lama kemudian, terjadi ledakan diduga bom bunuh diri. Pria tersebut tewas dengan kondisi mengenaskan. Potongan tubuhnya berceceran di halaman Mapolrestabes Medan.

Sebelumnya Mabes Polri telah memastikan identitas terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, pada Rabu pagi (13/11/2019), berinisal RMN atau Rabbial Muslim Nasution.

“Pelaku atas nama RMN, 24 tahun, lahir di Medan, statusnya pelajar atau mahasiswa,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Identitas pelaku terungkap dari hasil investigasi Tim Inafis Polri bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Petugas kemudian melakukan tes DNA pelaku yang cocok dengan DNA kedua orang tua pelaku.


Editor : Maria Christina