Pembunuh Karyawati Bank Syariah di Tapteng Ditangkap, Pelakunya Suami Istri

Stepanus Purba, Antara ยท Rabu, 19 Juni 2019 - 07:55 WIB
Pembunuh Karyawati Bank Syariah di Tapteng Ditangkap, Pelakunya Suami Istri
Polres Tapteng melakukan olah TKP di kamar korban Santi Devi Malau (26), karyawati salah satu bank syariah di Pandan, Tapteng. Polisi berhasil menangkap pembunuh korban, Selasa (18/6/2019). (Foto: iNews/Raymond)

TAPANULI TENGAH, iNews.id – Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil menangkap pelaku pembunuhan Santi Devi Malau (26), karyawati salah satu bank syariah di Kota Pandan, Tapteng, Sumatera Utara (Sumut). Pelakunya pasangan suami istri yang ditangkap di Kota Medan.

“Benar, pelakunya sudah ditangkap dan sedang dibawa ke Polres Tapteng dari Medan,” ujar Kapolres Tapteng AKBP Sukamat yang dikonfirmasi, Selasa malam (19/6/2019).

Sebelumnya dua hari pascaditemukannya jenazah korban di kamar kostnya, Kapolres langsung memerintahkan jajarannya untuk bekerja keras mengungkap motif pembunuhan sekaligus pelakunya. Upaya yang dilakukan Polres Tapteng membuahkan hasil. Pelaku pembunuh Santi berhasil ditangkap di Medan, Selasa (18/6/2019).

“Pelakunya pasangan suami istri berinisial DP dan NN,” ujar Kapolres Tapteng.

Informasi yang berhasil dihimpun polisi, pasangan suami istri ini langsung melarikan diri ke Medan setelah membunuh korban. Tim gabungan dari Polres Tapteng langsung mengejar pelaku.

Setibanya di Medan, polisi berhasil mendapat informasi bahwa kedua pelaku bersembunyi di rumah keluarganya. Polisi langsung menangkap mereka untuk dibawa ke Tapteng.

Sebelumnya, Santi Devi Malau ditemukan tewas mengenaskan dalam kamar kosnya di Jalan Padangsidimpuan, Kecamatan Pandan, Jumat (14/6/2019). Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan terdapat bekas luka cakaran pada kedua tangannya.

Kasatreskrim Polres Tapteng AKP Dody mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya yang datang ke tempat kos korban, Jumat pagi. Saat itu saksi mendapati korban dalam posisi tidak wajar dan diduga telah meninggal dunia. Dia kemudian melaporkan hal tersebut kepada polisi.


Editor : Maria Christina