get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkot Madiun Hadirkan Destinasi Wisata Religi, Pelancong Luar Daerah Antusias

Pemerintah Tambah Anggaran Rp15 Triliun untuk Pengembangan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas

Kamis, 22 Desember 2022 - 07:54:00 WIB
Pemerintah Tambah Anggaran Rp15 Triliun untuk Pengembangan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama jajaran kementerian lainnya serta pihak swasta melakukan groundbreaking pembangunan hotel berbintang lima di kawasan Danau Toba, Rabu (21/12/2022). (Foto: Istimewa)

TOBA, iNews.id - Pemerintah akan menggelontorkan anggaran tambahan senilai Rp15 triliun untuk pengembangan lima destinasi super prioritas di Indonesia. Anggaran tambahan ini akan diberikan pada tahun 2023 dan 2024. 

"Tadi ada tambahan anggaran yang diperlukan adalah Rp15 triliun. Kita harapkan ini bisa dalam dua tahun untuk merampungkan seluruh kegiatan yang kita lakukan di 5 destinasi pariwisata prioritas," ucap Menteri Pariwisata dan Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Kaldera Resort, Kabupaten Toba, Rabu (21/12/2022). 

Diketahui jika kelima destinasi wisata super prioritas itu yakni Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang dan Mandalika. 

Sandiaga mengatakan, tahun 2023 mendatang Kemenparekraf telah menyusun program pengembangan destinasi dan infrastruktur yang meliputi 3A (Atraksi, Akses, dan Amenitas), desa wisata dan infrastruktur ekonomi kreatif. Kemudian pengelolaan sampah, fasilitas BOP (Badan Otorita Pariwisata), bimbingan teknis destinasi dan pendampingan assesment DAK (Dana Alokasi Khusus) bidang Pariwisata.

“Target wisatawan nusantara 1,2 sampai 1,4 miliar perjalanan wisata.  Kita akan tingkatkan lebih banyak even. Di Toba ini bulan Februari ada F1H20 yang kita harapkan akan menjadi pemicu dari wisata nusantara," katanya.

Selain itu kata Sandi, dengan koordinasi lintas kementerian, pemerintah juga akan menargetkan 4,4 juta orang mendapat lapangan pekerjaan yang diciptakan oleh pariwisata ekonomi kreatif.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan menyampaikan bahwa perbaikan kinerja pariwisata 2022 ditopang aktivitas wisata nusantara dengan pertumbuhan akomodasi dan makan minum yang meningkat, serta mobilitas di atas baseline Januari 2022.

Luhut menuturkan, ekonomi Indonesia diperkirakan mampu tumbuh di atas 5 persen pada 2023. Hal ini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan nasional ke luar negeri. 

Menko Luhut juga menyarankan kepada seluruh UMKM di daerah tidak hanya menyediakan makanan ataupun pakaian. Harus ada inovasi.

Diketahui jika Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Semester II Tahun 2022 di Toba ini juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Abdullah Azwar Anas dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Suharso Monoarfa.

Dalam kesempatan itu, Azwar Anas menegaskan pemerintah akan melakukan alternatif untuk mendorong peningkatan pariwisata.

“Dalam hal ini diperlukan mengoptimalisasi libur-libur nasional yang jatuh pada akhir pekan, maka dapat diusulkan penambahan cuti bersama pada sebelum/setelah hari libur nasional atau menambah cuti bersama pada hari kejepit. Akan dikaji kembali," katanya.

Sedangkan Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa pemulihan ekonomi dan pariwisata membaik hingga triwulan III dan triwulan IV pada tahun 2022.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4 persen pada tahun 2022. Hal ini didorong oleh perbaikan kesehatan nasional, hari libur nasional terutama yang jatuh di long-weekend, dan penyelenggaraan rangkaian event G20,” kata Suharso.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut