Pemprov Sumut Optimistis Pemberian Vaksin MR Akan Berjalan Maksimal

Stepanus Purba ยท Kamis, 23 Agustus 2018 - 15:18:00 WIB
Pemprov Sumut Optimistis Pemberian Vaksin MR Akan Berjalan Maksimal
Kadinkes Sumut Agustama (batik merah) dan Ketua IDAI Sumut Munar Lubis (Kotak-kotak tengah) saat memberikan keterangan pers di RSU USU, Kamis (23/8/2018). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

MEDAN, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) optimistis pemberian vaksin Measles Rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII), kepada anak-anak akan berjalan lancar meski mengandung unsur nonhalal. Optimisme tersebut setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa memperbolehkan penggunaan vaksin dalam kondisi darurat.

"Keluarnya fatwa MUI ini membuat kami optimistis bahwa proses vaksin kepada seluruh anak-anak dapat berjalan dengan maksimal," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut Agustama saat konferensi pers di Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (23/8/2018).

Dia menjelaskan program vaksin MR sudah berlangsung selama 22 hari namun baru 20 persen dari 4 juta anak-anak yang ada di Sumut. "Kami optimistis setelah MUI duduk bersama dengan Kementerian Kesehatan dan keluarnya fatwa terkait diperbolehkan pemberian vaksin MR. Kami yakin hasil maksimal hingga 90 persen dapat dicapai hingga akhir September," ujarnya.

Dia mengungkapkan dinkes bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) akan menjadwal ulang pemberian vaksin MR. "Kami akan lakukan vaksinisasi ulang kepada sekolah-sekolah yang sebelumnya tidak melakukan program vaksin ini," kata dia.

Sementara itu, terkait dengan 12 kasus anak yang sebelumnya disebutkan jatuh sakit pascapemberian vaksin MR di sekolah masing-masing oleh Ketua IDAI Sumut Munar Lubis tidak memiliki hubungan dengan pemberian vaksin MR. Munar menegaskan berdasarkan hasil observasi oleh tim dokter anak RSU Pendidikan USU, anak-anak tersebut sebelumnya sudah terinkubasi penyakit sebelum menjalani suntik vaksin MR.

"Salah satunya yaitu MM (9) yang disebutkan mengalami lepuhan di bagian kulit pascadisuntik vaksin MR. Setelah kami lakukan observasi secara mendalam, MM ternyata terkena impetigo atau infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, infeksi cacing gelang, dan merupakan anak kategori gizi kurang," ujarnya.

Editor : Muhammad Saiful Hadi