Pistol Anggota TNI Meletus saat Check-In di Bandara Kualanamu Deliserdang

M Andi Yusri ยท Jumat, 11 September 2020 - 08:39 WIB
Pistol Anggota TNI Meletus saat Check-In di Bandara Kualanamu Deliserdang
Suasana di area check in penumpang di Bandara Internasional Kualanamu. (Foto: SINDOnews/M Andi Y)

DELISERDANG, iNews.id - Senjata pistol milik Pelda J anggota TNI meletus tanpa sengaja saat pemeriksaan di Counter Check In D Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (10/9/2020) siang. Kejadian tersebut mengagetkan penumpang bandara.

Plt Branch Communication Legal Angkasa Pura II Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang Fajri Ramdhani mengatakan, peristiwa letusan senjata api terjadi di sekitar di area check-in counter terminal keberangkatan pukul 10.30 WIB. Saat itu, anggota TNI yang akan naik pesawat Lion Air JT 211 tujuan Jakarta melakukan pengosongan peluru. Namun sempat malfungsi (macet), sehingga terjadi letusan tanpa disengaja.

"Senpinya yang sudah mengarah ke lantai tiba-tiba meletus. Namun memang tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas di Bandara Kualanamu," ujar Fajri Ramdhani.

Informasi diperoleh, Pelda J merupakan anggota pasukan elite yang bermarkas di Jakarta yang hendak berangkat ke Bandara Soekarno Hatta. Diketahui senjata api yang dimilikinya jenis pistol colt.

PT Angkasa Pura 2 tetap melakukan standart operasional prosedur (SOP) dalam setiap penerbangan kepada para penumpang.

"Kami selalu mengimbau kepada Airlines dan Groundhandling, apabila ada protokol atau instusi yang membawa senjata kemudian mengosongkan peluru agar diarahkan ke ruang khusus yang telah kami sediakan," kata Fajri.

Kejadian tersebut ditangani petugas OIC, Airport Security PT Angkasa Pura II dan saksikan perwakilan Otoritas Wilayah II, Airlines Groundhandling serta perwakilan TNI.

"Iya ada dimintai keterangan saja di Posko Penerbangan Avsec Bandara (KNIA). Tapi sekarang yang bersangkutan (Pelda J) sudah berangkat dengan menggunakan pesawat Citilink QG 25 pukul 18.20 WIB," ujar Manajer Avsec KNIA Mira Ginting.


Editor : Donald Karouw