Polisi Autopsi Jasad Siswa SMP HKBP Sidikalang Korban Duel Maut di Dairi

Stepanus Purba ยท Kamis, 06 Februari 2020 - 12:59:00 WIB
Polisi Autopsi Jasad Siswa SMP HKBP Sidikalang Korban Duel Maut di Dairi
Jasad SN (14) siswa SMP HKBP Sidikalang yang tewas usai duel maut dibawa ke rumah duka dengan ambulans Polri dari RS Bhayangkara. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Polisi membawa jasad SN (14) siswa SMP HKBP Sidikalang yang tewas usai duel maut dengan teman sekolahnya berinisial SO (14) ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk menjalani proses autopsi. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Informasi yang dirangkum iNews, jasad SN dibawa pada Rabu (5/2/2020) malam. Paman dan bibi dari SN tampak menunggu proses autopsi di depan kamar jenazah RS Bhayangkara.

Proses autopsi selesai pada Kamis (6/2/2020) pukul 11.45 WIB. Kemudian, jasad SN diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dibawa ke kampung halaman menggunakan ambulans milik Polri.

Kapolres Sidikalang AKBP Leonardo mengatakan, kasus tewasnya siswa SMP masih dalam penyelidikan. Tindakan autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban yang diduga akibat terkena tendangan pada bagian dada.

"Perkelahian keduanya berawal dari saling ejek. Saat kejadian, SO menendang SN yang kemudian mengenai dada," katanya.

Tante korban, Hana Hutabarat yang menunggu proses autopsi mengaku tak tahu penyebab kematian keponakannya tersebut. Dia mendapat kabar kematian SN pada Rabu (5/2/2020) sore.

"Saya hanya dengar dia berkelahi dengan teman satu sekolah," katanya, Kamis (6/2/2020).

Terkait hasil autopsi, Hana belum mendapat informasi lebih lanjut. Dia juga menolak untuk memberi keterangan lebih karena masih berduka.

"Belum tahu. Kami belum dapatkan hasilnya," ucap Hana.

Sebelumnya, SN (14) warga Jalan Batu Kapur, Huta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Dairi dan SO (14) warga Jalan Sidikilang KM 9 duel di halaman sekolah SMP HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (5/2/2020). SO menendang SN di bagian dada dan membuat korban terjatuh tak sadarkan diri.

Guru korban yang melihat kejadian langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit. Kondisinya saat itu sudah lemas. Korban dinyatakan meninggal begitu tiba di rumah sakit.

Korban SN merupakan anak tunggal pasangan Marulak Nainggolan dan Loide Lumbangaol. Ayahnya telah meninggal dunia pada Juli 2017 silam.


Editor : Donald Karouw