Polisi Tangkap 2 Bandar Sabu di Tanjungbalai, 1 Tewas Ditembak

Ahmad Ridwan Nasution ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 14:30 WIB
Polisi Tangkap 2 Bandar Sabu di Tanjungbalai, 1 Tewas Ditembak
Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan 35 kg sabu, Selasa (2/6/2020). (Foto: Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Personel Satnarkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap upaya penyeludupan 35 kg sabu. Dari pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka di Kota Medan dan Tanjungbalai yang mana satu tersangka tewas ditembak petugas.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan kedua pelaku yang berhasil diamankan petugas yakni Doddy Sitorus (40) warga Jalan Teluk Nibung, Gang Keling, Kelurahan Sei Merbau, kota Tanjungbalai dan Ilham (3) warga Jalan Desa Sei Lunang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kota Tanjungbalai.

Martuani mengatakan pengungkapan ini berawal saat personel Satresnarkoba Polrestabes Medan berhasil mengamankan tersangka Ilham di Jalan Sisingamangaraja pada Kamis (21/5/2020). Dalam penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan satu kemasan teh china berisi 5 kg sabu.

"Kepada petugas, Ilham mengaku dia diperintahkan oleh Doddy Sitorus untuk membawa sabu tersebut dari Kota Tanjungbalai," kata Martuani.

Berbekal dari keterangan Ilham, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Tanjungbalai untuk menangkap Doddy, Minggu (31/5/2020).

"Tersangka Doddy diamankan saat melakukan transaksi diatas kapal boat di Sungai Apung Asahan," kata Martuani.

Namun saat akan diamankan, pelaku melawan petugas dengan menggunakan sebuah celurit. Karena membahayakan nyawa petugas, tersangka DS diberikan tindakan tegas dan terukur hingga meninggal dunia.

"Dari tangan tersangka Doddy, kita berhasil mengamankan 30 kg sabu," kata Martuani.

Martuani mengatakan Polda Sumut bersama Polres jajaran tidak akan meberikan ruang kepada para pelaku pengedar narkoba di Sumut.

"Saya menegaskan bahwa kami dari jajaran Polda Sumatera Utara dan polres jajaran akan tetap tegas dalam menangani kasus narkoba. Karena ini merusak generasi bangsa," ucapnya.


Editor : Stepanus Purba