Pria Asal Jakarta Gantung Diri di Halte Bus Binjai Tinggalkan Surat Wasiat

Stepanus Purba ยท Selasa, 05 November 2019 - 16:28 WIB
Pria Asal Jakarta Gantung Diri di Halte Bus Binjai Tinggalkan Surat Wasiat
Ilustrasi gantung diri. (Foto: Istimewa)

BINJAI, iNews.id – Seorang pria ditemukan tewas tergantung di halte Kilometer 18 Jalan Soekarno Hatta, depan Rumah Sakit Latersia, Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatra Utara, Selasa (5/11/2019) pukul 04.00 WIB. Saat dievakuasi polisi, ditemukan surat wasiat bertinta merah berjudul Catatan Untuk Polisi.

Korban bernama Amir Sam (57), diketahui merupakan warga jalan Keramat Sawah, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, DKI Jakarta. Sebelum tewas, korban menulis surat yang berisi curahan hati yang kecewa dengan keluarganya.

“Korban diduga bunuh diri karena kecewa dengan saudaranya. Dugaan ini muncul karena ditemukan surat wasiat sebanyak dua lembar yang ditulis korban dengan tinta merah,” kata Kapolsek Medan Timur, AKP Sahala Harahap, Selasa (5/11/2019).

Surat wasiat yang ditulis korban, berisi kekecewaan terhadap keluarga. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Dalam surat tersebut, korban menuliskan pesan kepada kakakknya dinilai mengecewakan, setelah berbagai pengorbanan yang dia diberikan.

Dalam surat tersebut, korban juga menuliskan alamat rumah kakaknya di Medan beserta nomor teleponnya. Dia meminta polisi menyampaikan alasan bunuh diri kepada sang kakak.

“Beritahukan bahwa apa yang dia inginkan telah terjadi yaitu agar aku, saudaranya bunuh diri saja,” tulis korban di kalimat pembuka surat wasiatnya.

Dari keterangan Sahala, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melaporkannya kepada petugas sekuriti Rumah Sakit Latersia bernama Anwar (25). Dia lantas mengajak rekannya Irwan (28) mendatangi lokasi penemuan mayat.

“Saksi ini menemukan korban tergantung dengan tali tambang. Korban juga memakai kemeja warna coklat dan celana Kepler warna hitam,” kata Sahala.

Kedua saksi lalu melaporkan penemuan mayat ini ke Polsek Binjai Timur yang tidak jauh dari lokasi. Usai mendapatkan laporan, polisi langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Usai dievakuasi dan divisum di rumah sakit, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

"Sudah dikembalikan kepada pihak keluarga setelah sebelumnya menandatangi surat pernyataan menerima hasil visum," kata Sahala.


Editor : Umaya Khusniah