Profil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Terjaring OTT KPK, Memulai Karier dari Camat

Stepanus Purba ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:05 WIB
Profil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Terjaring OTT KPK, Memulai Karier dari Camat
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.idWali Kota Medan Dzulmi Eldin ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Selasa malam (15/10/2019) hingga Rabu dini hari (16/10/2019). Selain Dzulmi, KPK juga mengamankan enam orang lainnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam OTT tersebut, KPK menyita uang ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga setoran dari dinas-dinas di Pemerintahan Kota (Pemkot) Medan dan sudah berlangsung beberapa kali. Saat ini penyidik KPK masih mendalami sumber uang tersebut. KPK juga belum menjelaskan secara detail kasus yang menjerat Dzulmi Eldin.

Dzulmi Eldin merupakan Wali Kota Medan petahana. Dia menjabat untuk periode kedua sejak 17 Februari 2016, bersama Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Keduanya memenangkan Pilwalkot Medan 2015 untuk memimpin Kota Medan hingga 2021.

Pada periode sebelumnya, Eldin menjabat Wakil Wali Kota Medan, lalu diangkat menjadi Plt Wali Kota Medan sejak 15 Mei 2013 hingga 18 Juni 2014, karena Wali Kota Medan Rahudman Harahap saat itu menjalani proses hukum.

Eldin lalu menjabat Wali Kota Medan sejak 18 Juni 2014 hingga 26 Juli 2015, menggantikan Rahudman Harahap yang dipenjara terkait kasus korupsi korupsi Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPAPD) APBD Tapanuli Tengah tahun 2005. Rahudman resmi dinonaktifkan oleh Menteri Dalam Negeri pada 14 Mei 2013.

Eldin lahir 4 Juli 1960 lalu dan menempuh pendidikan S1 dari STIA Lembaga Admnistrasi Negara, Bandung, Jawa Barat. Dia lalu melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Satya Gama, Jakarta pada 2003.

Eldin mengawali kariernya sebagai birokrat mulai dari menjabat Kepala Seksi Dinas Pendapatan Pemkab Deliserdang pada 1992. Dia lalu menjabat Camat Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang pada 1993 dan menjadi Camat Lubuk Pakam pada 1997.

Selain itu, Eldin pernah menjabat Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Kepala Dinas Pendapatan Pemkot Medan, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Medan (2007), dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, hingga akhirnya menjabat Wakil Wali Kota Medan untuk periode 2010-2013 dan menjadi Wali Kota Medan sejak 2014 hingga sekarang.

Saat ini, Eldin sudah dibawa penyidik KPK ke Gedung KPK di Kuningan, Jakarta untuk proses penyidikan. Sementara enam orang lainnya yang terjaring OTT bersama Eldin masih diperiksa di Mapolrestabes Medan.

OTT ini menambah dafta panjang kepala daerah di Provinsi Sumut yang tersangkut kasus korupsi, terutama di Kota Medan. Sebelum Eldin, dua wali kota Medan juga dicopot dari jabatannya karena tersangkut kasus korupsi, yakni Rahudman Harahap dan Abdillah. Abdillah menjabat selama dua periode, yakni periode 2000-2005 dan 2005-2008.


Editor : Maria Christina