Razia Pekat di Pematangsiantar Ricuh, Petugas Nyaris Dipukul dengan Botol Kaca

Dharma Setiawan ยท Kamis, 19 Desember 2019 - 02:45 WIB
Razia Pekat di Pematangsiantar Ricuh, Petugas Nyaris Dipukul dengan Botol Kaca
Pemilik mengamuk saat kafenya dirazia oleh petugas gabungan Satpol PP dan polisi dalam operasi penyakit masyarakat di Pematangsiantar, Sumut, Rabu (18/12/2019). (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id – Razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan Satpol PP di Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (18/12/2019) berlangsung ricuh. Salah satu pemilik kafe yang dirazia mengamuk dan nyaris melukai petugas menggunakan botol kaca.

Razia tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat jelang libur natal dan tahun baru. Razia tersebut juga dilakukan untuk memeriksa izin kafe-kafe yang ada.

Di salah satu kafe, seorang pria yang mengaku sebagai adik pemilik mengamuk dan memaki-maki petugas gabungan yang melakukan razia. Dia tak terima kafenya dirazia.

Kemarahan pria itu sempat membuat petugas waspada. Pasalnya pria itu kemudian mengambil sebuah botol kaca berisi minuman alkohol. Pria tersebut juga meminum isi botol itu dan menjadi mabuk. Beruntung pria itu kemudian diamankan dan tidak melukai petugas.

Selain memeriksa izin, petugas juga melakukan razia kepada seluruh pengunjung, pelayan, dan pemandu lagu. Kabid Trantib Satpol PP Pematangsiantar, Mangaraja Nababn mengatakan operasi itu dilakukan untuk mencegah pelanggaran hukum yang bisa mengganggu perayaan hari raya natal.

“Untuk warga yang mengamuk tadi sudah kami minta buat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatan. Kami juga merazia pengunjung dan pemandu lagu yang tidak membawa tanda pengenal. Selain itu kami juga memeriksa izin kafe yang diduga menjual berbagai macam minuman alkohol,” katanya.

Satpol PP Pematangsiantar meminta kafe agar tidak menggangu ketertiban masyarakat secara umum jelang perayaan natal. Razia pekat sedang giat dilaksanakan di sejumlah lokasi Sumut.


Editor : Rizal Bomantama