Reka Ulang Pembunuhan di Medan, Pelaku Aniaya Korban karena Disangka Maling

Antara ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 10:01 WIB
Reka Ulang Pembunuhan di Medan, Pelaku Aniaya Korban karena Disangka Maling
Tersangka pembunuhan saat rekonstruksi. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Polsek Medan Area menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap korban pria Mr X (tanpa identitas). Jasad laki-laki paruh baya ini ditemukan di Sungai Denai Jalan Bromu Ujung, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, pertengahan Maret silam.

Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, pelaku MA (32) membunuh Mr X karena menyangka korban sebagai maling.

"Korban saat itu melintas di areal gubuk tersangka (pinggiran Sungai Denai) Jumat (13/3) sore. Pelaku memanggil dan menanyakan kepada korban apakah mau mencuri," ujar Wakapolrestabes Medan didampingi Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago saat rekonstruksi, Selasa (5/5/2020).

Kemudian tersangka menyeret korban yang dituduh sebagai maling tersebut ke dalam rumahnya. Korban diinterogasi tersangka dengan kondisi tangan dan kaki terikat.

Selanjutnya, tersangka yang geram karena korban tidak mau mengaku lalu menganiayanya. Dia melukai leher korban dengan pisau hingga meninggal dunia.

"Tidak ada motif lain pelaku karena merasa korban ingin melakukan pencurian," katanya.

Irsan mengatakan, usai membunuh lalu membopong tubuh korban dan menghanyutkannya ke Sungai Denai. Jasad korban ditemukan warga, Sabtu (14/3) sore dan dilaporkan ke polisi.

Titik terang pengungkapan kasus pembunuhan itu, ketika personel Polsek Medan Area melakukan penyisiran ke tempat kejadian (TKP) penemuan mayat. Ketika itu tersangka tiba-tiba kabur melarikan diri dari gubuknya di pinggiran Sungai Denai.

"Petugas kepolisian sempat mengejar tersangka yang melarikan diri itu," katanya.

Dia menambahkan, personel Polsek Medan Area melakukan pengembangan terhadap tersangka. Saat mengecek ke rumahnya, ditemukan ceceran darah dan sebilah pisau.

Tersangka yang kabur itu akhirnya diringkus petugas saat bersembunyi di rumah kerabatnya Jalan Bantan, Kelurahan Tirtosari, Kecamatan Medan Tembung

"Saat ditangkap, tersangka bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Hasil pemeriksaan tersangka dalam keadaan sehat dan tidak ada mengalami gangguan kejiwaan," kata mantan Kapolres Mandailing Natal tersebut.


Editor : Donald Karouw