Ribuan Warga Deli Serdang Antusias Senam Bareng Ganjar Pranowo, Ramai-Ramai Minta Foto
SUMUT, iNews.id - Ribuan warga Sumatera Utara (Sumut) antusias mengikuti senam bersama bakal calon presiden (Capres) 2024, Ganjar Pranowo di Lapangan Segitiga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (11/11/2023) pagi. Selain ingin sehat, mereka bersemangat datang karena ingin bertemu Ganjar Pranowo.
Warga yang datang tidak sendirian. Mereka membawa serta anggota keluarganya. Bahkan, tak jarang di antara mereka yang menggendong atau menuntun anaknya lalu berebut meminta foto.
"Itu pak Ganjar. Wah beneran datang. Ayo minta foto, mumpung ketemu," kata mereka berlarian mendekati Ganjar.
Sementara sebagian lagi tak menduga bakal bertemu Ganjar. "Pak Ganjar, foto pak. Duh ngimpi apa saya bisa ketemu pak Ganjar," kata mereka
Mereka terligat sangat senang. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang berjingkrak-jingkrak setelah berhasil mengabadikan momen dengan sang idola.
Sementara itu Ganjar Pranowo dengan ramah menyapa dan menyalami ribuan warga itu. Kemudian, dia naik ke atas panggung dan memberikan semangat. "Ayo semangat berolahraga. Dengan badan sehat, pikiran juga jernih dan kita bisa bahagia," ucap Ganjar.
Capres 2024 yang diusung Partai Perindo ini mengatakan, dirinya selalu mengajak masyarakat untuk olahraga. Selain itu, Ganjar juga mengajak masyarakat untuk makan makanan bergizi.
"Kami ajak masyarakat untuk selalu berolahraga. Kami ajak masyarakat agar mereka hidup sehat. Kami ajak mereka agar mereka mengerti nutrisi yang masuk ke tubuhnya," tuturnya.
Menurut Ganjar, anak muda harus menjadi yang terdepan dalam menggalakkan gaya hidup sehat melalui olahraga. Kemudian, anak muda mengajak orang tuanya untuk ikut turut serta dalam berolahraga, sehingga upaya menjadi sehat dilakukan secara bersama-sama.
Ganjar juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, seperti cek kolesterol, cek gula darah hingga cek kesehatan jantung. "Agar mereka bisa menyiapkan diri, sehingga kita bisa mencegah bukan mengobati. Ini sesuatu yang penting," tuturnya.
Editor: Ihya Ulumuddin