RIP Kobe Bryant
LOS ANGELES, iNews.id – Dunia berduka atas meninggalnya Kobe Bryant. Pebasket legendaris berusia 41 tahun itu mengalami kecelakaan helikopter saat mengantarkan putrinya, Gianni Maria-Onore Bryant untuk menjalani pertandingan bola basket. Keduanya meninggal dunia dalam kecelakaan bersama delapan orang lainnya di helikopter.
Kabar meninggalnya Kobe Bryant membuat seluruh dunia tersentak. Tidak hanya dari dunia NBA, seluruh kalangan merasa kehilangan pemain berjuluk Black Mamba tersebut.
Pesona Bryant sudah tampak ketika masih membela tim basket semasa SMA, yaitu Lower Merion High School. Kemampuannya itu memberikannya ksesempatan mendapat beasiswa, namun memilih untuk tidak melanjutkan pedidikan ke tingkat universitas.
Pada tahun 1996, Bryant yang masih berusia 17 tahun pun mulai bergabung dengan LA Lakers. Tim itu menjadi satu-satunya tim yang dia bela.
Setelah itu, pemain yang memiliki tinggi 198 cm itu mulai menyesuaikan diri untuk bisa bersaing di level NBA. Dia bahkan membutuhkan tiga musim sebelum akhirnya dapat membuktikan kualitasnya.
Pada 2000, Bryant berhasil memberikan Lakers titel NBA dan kembali mengulanginya pada 2001 dan 2002. Setelah itu, permainan Lakers mulai mengalami penurunan.
Meski begitu, Bryant bisa kembali mendapat titel juara pada 2009 dan 2010. Dia kemudian memutuskan untuk pensiun dan menjalani musim terakhirnya pada 2015/2016.
Walau namanya sudah tercatat sebagai salah satu pemain terhebat di NBA, Bryant tidak mau tim lawan memberikan kenangan atau penghormatan kepadanya. Dia lalu menjalani laga terakhirnya sebagai pemain NBA dengan mencetak 60 poin ketika menghadapi Utah Jazz, 13 April 2016.
Catatan itu menjadikannya sebagai pemain tertua yang berhasil mencetak 60 poin. Selain itu, dia juga mencetak skor terbanyak keempat sepanjang sejarah NBA dengan 33.643 poin.
Rekor milik Bryant itu baru saja disalip penerusnya di Lakers, LeBron James yang mencatatkan 33.655 poin saat timnya takluk dari Philadelphia 76ers dengan skor 76-108, Minggu (26/1/2020) siang WIB.
Bryant lalu mengucapkan selamat atas pencapaian James itu lewat akun Twitter miliknya. Sayang, cuitan Black Mamba itu merupakan yang terakhir dalam hidupnya.
Editor: Donald Karouw