RSJ Mahoni di Medan Sudah Siapkan Kamar untuk Caleg Gagal

Aminoer Rasyid ยท Jumat, 18 Januari 2019 - 18:51:00 WIB
RSJ Mahoni di Medan Sudah Siapkan Kamar untuk Caleg Gagal
RSJ Mahoni di Kota Medan siap menampung caleg gagal terpilih di Pemilu 2019. (Foto: iNews/Aminoer Rasyid).

MEDAN, iNews.id - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mahoni di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), siap menampung calon legislatif (caleg) depresi akibat gagal terpilih di Pemilu 2019. Beberapa kamar untuk kelas VIP sudah disiapkan untuk memfasilitasi penyembuhan caleg-caleg gangguan mental.

Ketua Yayasan RSJ Mahoni, Alvin Syahrial mengatakan, sebagian caleg yang gagal terpilih cenderung akan mengalami guncangan kejiwaan atau syok. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya yakni, uang habis hingga ratusan juta untuk kebutuhan awal, kampanye hingga pencoblosan.

"Kita siapkan beberapa kamar VIP, dokter medis dan spesialis, serta obat-obatan yang dibutuhkan," kata Alvin di RSJ Mahoni Kota Medan, Sumut, Jumat (17/1/2019).

Caleg-caleg depresi ini akan ditangani para petugas medis profesional, mulai dari dokter hingga perawatnya. Bukan hanya itu, mereka juga akan mendapat terapi penyembuhan seperti aktivitas religi, olahraga serta motivasi-motivasi supaya bisa bangkit dari keterpurukan akibat kalah di Pemilu 2019.

"Nanti dokter juga akan memberikan obat penenang, dan dikasih sugesti supaya mereka bisa kembali semangat," ujar dia.

Menurut dia, tim medis di RSJ Mahoni sudah biasa memberikan penanganan terhadap caleg-caleg depresi. Rumah sakit swasta ini akan membantu rumah sakit jiwa pemerintah kalau mereka mengalami keterbatasan ruangan. Ada empat kamar VIP dan enam kamar kelas 1 yang disiapkan RSJ Mahoni.

Pantauan iNews, kamar VIP di RSJ Mahoni memiliki fasilitas yang nyaman. Mulai dari pendingin ruangan, AC, kamar mandi dan kursi tamu bagi keluarga yang menjenguknya.

Pada Pemilu 2014 lalu, RSJ Mahoni sendiri telah menampung dua pasien gagal terpilih. Mereka dirawat intensif selama dua pekan. Lalu, ada puluhan caleg berobat jalan yang mengalami gangguan mental ringan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal