Rumah di Pematangsiantar Dikosongkan Juru Sita Pengadilan, Buntut Perebutan Warisan

Dharma Setiawan ยท Minggu, 26 Juli 2020 - 18:08 WIB
Rumah di Pematangsiantar Dikosongkan Juru Sita Pengadilan, Buntut Perebutan Warisan
Eksekusi sebuah rumah di Pematangsiantar. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id – Sebuah rumah di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) dieksekusi dan dikosongkan berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi (PT) Medan, Sabtu (25/7/2020). Proses eksekusi sempat mendapat penolakan dari salah satu penghuni rumah namun hanya bisa pasrah ketika juru sita Pengadilan Negeri Pematangsiantar melakukan pengosongan.

Eksekusi rumah ini terjadi di Jalan Rajamin Purba, Kota Pematangsiantar. Petugas keamanan juga ikut mengawal eksekusi rumah tersebut.

Istri dari penghuni rumah tersebut sempat histeris dan menolak adanya eksekusi. Namun karena keputusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap, para penghuni tidak dapat berbuat banyak.

Kuasa Hukum Penggugat, Riki Sihombing mengatakan, eksekusi rumah ini bermula dari perselisihan sembilan saudara kandung yang memperebutkan warisan berbentuk tanah dan rumah milik orang tua yang telah meninggal. Rumah yang diperebutkan ditempati oleh anak tertua, Saut Maruli Pardosi dan istri.

“Selama ini, rumah dan tanah tersebut dikuasai oleh kakak tertua,” katanya.

Delapan saudara yang lain tidak terima sehingga menggugat di pengadilan sejak 2017. Kedelapan bersaudara ini pun memenangkan perkara.

PT Medan pun memberikan hak atas warisan berupa tanah dan rumah kepada Nursiti Pardosi, Tiurida Pardosi, Marsintauli Pardosi, Kartini Pardosi, Delitua Pardosi, Sinur Pardosi, Nuria Pardosi dan Sarbarita Pardosi. Rumah tersebut disegel usai dikosongkan.


Editor : Umaya Khusniah