Sebanyak 9.241 Babi di Sumut Mati Terkena Wabah Virus Hog Cholera

Stepanus Purba ยท Selasa, 19 November 2019 - 08:35 WIB
Sebanyak 9.241 Babi di Sumut Mati Terkena Wabah Virus Hog Cholera
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, menyebut ada 9.421 ekor babi di daerahnya mati terkena virus Hog Cholera. Untuk mengantisipasi penyebaran wabah tersebut, pemerintah provinsi (Pemprov) telah membentuk tim untuk mengatasi masalah ini.

"Tim lagi turun, kalau virus tidak bisa diatasi. Nanti, semuanya harus dimusnahkan. Ke sana larinya itu," kata Edy Rahmayadi, di Kota Medan, Sumut, Senin (18/11/2019).

Namun dia memastikan, virus Hog Cholera tidak dapat menyerang manusia ataupun hewan lain. Informasi ini diperoleh usai bertemu dengan Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, di Jakarta baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Kesehatan juga mengungkapkan sedang memproses permintaan Dinas Kesehatan Sumut untuk mengirim vaksin yang dapat mengatasi dan mencegah virus Hog Cholera.

"Dari kementerian ke dinas, ini sedang diproses," ujar dia.

Sementara itu, terkait dengan adanya peternak yang membuang sembarangan bangkai babi, Edy menegaskan, akan menempuh proses hukum. Karena hal tersebut telah mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat.

Dia mengaku, di satu sisi tak sampai hati menyeret peternak tersebut ke ranah hukum. Namun hal ini dinilai sudah merugikan masyarakat luas, padahal sebaiknya dikuburkan.

"Seharusnya babi mati dilaporkan kepada pihak terkait untuk dikuburkan," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal