Selundupkan 28 Kg Sabu dan 13.500 Pil Ekstasi, Warga Deliserdang Divonis Hukuman Mati

Antara ยท Rabu, 13 November 2019 - 02:03 WIB
Selundupkan 28 Kg Sabu dan 13.500 Pil Ekstasi, Warga Deliserdang Divonis Hukuman Mati
Ilustrasi hukum. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Joni Iskandar (39) terdakwa kasus narkoba divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (12/11/2019). Warga Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) terbukti membawa 28 kilogram (kg) sabu dan 13.500 pil ekstasi.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai Safril Batubara dalam amar putusannya menyebutkan, terdakwa divonis mati karena menjadi perantara jual beli narkotika jenis sabu dengan berat lebih dari 5 gram dan ribuan butir pil ekstasi.

Hal-hal yang memberatkan terhadap terdakwa karena perbuatannya mengedarkan narkoba berbahaya bagi generasi muda. Sementara hal-hal yang meringankan terdakwa tidak ada.

"Terdakwa juga bersalah dan melanggar Pasal 114 (2) juncto Pasal 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Hakim Ketua Safril, Selasa (12/11/2019).

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut Sri Wahyuni di PN Medan, menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Joni Iskandar karena mengedarkan 28 kg sabu dan 13.500 butir pil ekstasi pada Selasa (22/10/2019).

Terdakwa diamankan Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut di Simpang Tiga Desa Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai, Sumut pada 22 Februari 2019.

Terdakwa diperintahkan tersangka Ayaradi (DPO) untuk mengambil narkoba dari tersangka Bah Utuh (DPO) di Sialang Buah Desa Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdangbedagai.

Sesampainya di lokasi yang telah dijanjikan, terdakwa bertemu dengan tersangka Bah Utuh dan memindahkan dua goni berisi narkoba ke dalam mobil yang dikendarai Joni Iskandar.

Kemudian terdakwa melanjutkan perjalanan menuju Medan, namun saat berada di Simpang Tiga Matapao, tiba-tiba mobil yang dikendarai Joni dihentikan petugas Ditresnarkoba Polda Sumut. Kendaraan tersebut digeledah dan petugas menemukan dua goni putih yang mencurigakan di belakang mobil terdakwa.

Dari dalam goni pertama petugas menemukan 15 bungkus kemasan teh china warna hijau bertuliskan Qing Shan berisi sabu. Setelah ditimbang seberat 15.926,1 gram. Kemudian di goni kedua, ditemukan 7 bungkus plastik kopi Malaysia warna cokelat bertuliskan Alicafe berisi sabu. Setelah ditimbang beratnya 7.517 gram. Ditemukan juga plastik bening berisi sabu seberat 4.589 gram.

Selain itu, ditemukan tiga bungkus kemasan aluminium foil berisi 13.500 butir pil ekstasi warna oranye bertuliskan kenzo. Total 28.032,1 gram (28 Kg) sabu dan 13.500 butir pil ekstasi yang disita dari tangan tersangka Joni Iskandar dan dibawa ke Mapolda Sumut.


Editor : Donald Karouw