Sempat Hilang, 2 Wisatawan Tenggelam di Pantai Nias Dievakuasi Tewas

Stepanus Purba ยท Jumat, 04 Januari 2019 - 13:59 WIB
Sempat Hilang, 2 Wisatawan Tenggelam di Pantai Nias Dievakuasi Tewas
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Pencarian dua wisatawan lokal yang hilang tenggelam di Pantai Tureloto Nias membuahkan hasil. Petugas SAR Nias menemukan kedua korban dan mengevakuasinya dalam kondisi sudah meninggal dunia, Jumat (4/1/2018).

Informasi yang dirangkum iNews.id, identitas kedua korban yakni Kris Jun Gulo dan Charis Sincere Dlasmar Gulo. Keduanya warga asal Nias Selatan. Mereka sebelumnya dinyatakan hilang saat sedang berwisata di Pantai Otak Tureloto, Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Kamis (3/1/2019).

Koordinator SAR Nias Iman Jaya Zega mengatakan, kedua korban ditemukan sekitar 300 meter dari pinggir Pantai Tureloto pada Jumat (4/1/2018), pukul 09.35 WIB. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

“Jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," ujar Iman, Jumat (4/1/2019).

Dia menuturkan, kronologi tenggelamnya kedua korban bersama enam temannya, yakni Hanes Halawa, Andi Santo Zalukhu, Andi Putrajaya Waruwu, Noverianus Lase, Sudirman Halawa, dan Orianus Halawa, berwisata di Pantai Otak Tureloto.

Pada pukul 14.14 WIB, kedua korban bersama keenam temannya menaiki perahu yang dikemudikan Suryanto Gulo. Mereka menuju Pasir Putih (timbunan) yang jaraknya sekitar 200 meter dari tepi pantai.

Setelah 40 menit bermain di Pasir Putih, kedelapan wisatawan lokal tersebut kembali dijemput perahu untuk pulang. Di tengah perjalanan, lima di antaranya termasuk dua korban sepakat untuk melompat ke air untuk berenang menuju tepi pantai.

Sementara Andi Putra jaya Waruwu, Sudirman Halawa, dan Orianus Halawa memilih tidak ikut berenang. Mereka tetap berada dalam perahu hingga ke pantai.

Setelah perahu bersandar di bibir pantai, kelima temannya yang berenang tak kunjung terlihat. Sudirman lantas meminta agar perahu kembali untuk menjemput mereka.

"Hanya tiga yang ternyata masih berenang dan selanjutnya naik ke atas perahu. Sementara dua orang hilang dan kami evakuasi sudah meninggal," tuturnya.


Editor : Donald Karouw