Soal Musda, 8 Bacaleg Perempuan Golkar Tebingtinggi Ancam Mundur

Stepanus Purba ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 13:36:00 WIB
Soal Musda, 8 Bacaleg Perempuan Golkar Tebingtinggi Ancam Mundur
Ilustrasi massa Partai Golkar. (Foto: dok.okezone).

MEDAN, iNews.id – Sebanyak delapan orang bakal calon legislatif (bacaleg) perempuan dari Partai Golkar di tiga daerah pemilihan (dapil) di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut), mengancam mundur sebagai kandidat di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Ancaman itu berkaitan dengan pemilihan ketua DPD Partai Golkar di wilayah tersebut.  

Kedelapan bacaleg itu yakni Indah Ramadani Dapil I, Rizki Rinda Ammelia Bangun Dapil I, Novita Herawati Dapil I, Winda Andriana Pratiwi Dapil 1 (Tebingtinggi Kota/Padang Hilir), Winda Carlina Lubis Dapil II, Nurmalina SE Dapil II (Bajenis/Padang Hulu) dan Sri Wahyuni Dapil III dan Mulahati SPd Dapil III (Rambutan). Mereka menyatakan sikap secara tertulis di Hotel Coin Mulia, Jalan Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi, Kamis (30/8) kemarin.

Mereka menyatakan mundur apabila Plt Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi Pahala Sitorus tidak dipilih menjadi ketua definitif dalam musyawarah daerah (Musda) pada 7 September 2018 mendatang. "Kami dengan tegas menolak Basyaruddin Nasution menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Tebingtinggi," ujar salah satu bacaleg Rizki saat dihubungi via telepon seluler, Jumat (31/8/2018).

Rencana mundurnya keterwakilan perempuan tersebut diikuti caleg lainnya, seperti Edi Azhar caleg dari Dapil III. Apabila keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen di tiga Dapil tidak ada, maka secara otomatis Partai Golkar Tebingtinggi tidak bisa mengikuti pemilihan umum 2019.

Dia mengatakan, kedelapan kader perempuan tersebut mendukung sepenuhnya Pahala Sitorus menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Tebingtinggi. “Adapun alasan kami mendukung Pahala Sitorus karena beliau merupakan kader senior Partai Golkar Kota Tebingtinggi yang telah tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Tebingtinggi,” katanya.

Menurutnya sejak Pahala Sitorus memimpin sebagai Plt pada 24 Juni 2018, Partai Golkar Tebingtinggi yang selama ini hancur kini sudah pulih kembali. “Apabila DPD Partai Golkar Sumut meloloskan Basyaruddin Nasution menjadi calon ketua, kami seluruh caleg perempuan akan mengundurkan diri sehari sebelum rapat pleno KPUD Tebingtinggi tentang penetapan daftar calon tetap,” ujarnya.

Editor : Muhammad Saiful Hadi