Soal Penanganan Covid-19, DPRD Akan Gulirkan Interpelasi ke Plt Wali Kota Medan

Said Ilham ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 14:11 WIB
Soal Penanganan Covid-19, DPRD Akan Gulirkan Interpelasi ke Plt Wali Kota Medan
Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Medan Robi Barus. (Foto: iNews/Said Ilham)

MEDAN, iNews.id - Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Medan akan menggulirkan hak interpelasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Penggunaan hak interpelasi ini berkaitan dengan penggunaan dana penanganan Covid-19 sebesar Rp500 miliar.

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Medan Robi Baru mengatakan, penggunaan hak interpelasi setelah Plt Wali Kota Akhyar Nasution tidak menghadiri panggilan dari DPRD Kota Medan. Pemanggilan Akhyar berkaitan dengan penggunaan anggaran APBD Medan untuk penanggulangan Covid-19.

"Kami sudah dua kali memanggil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 namun tidak hadir tanpa ada alasan yang jelas. Kami sudah kirim surat panggilan ketiga. Kalau kembali tidak hadir, kami akan gunakan hak interpelasi sebagai anggota DPRD," kata Robi Barus, Sabtu (27/6/2020).

Dia menegaskan, DPRD berkewajiban melakukan pengawasan terhadap setiap anggaran yang digunakan Pemko Medan karena diambil dari APBD.

"Anggaran Covid-19 diambil dari APBD Kota Medan. Dan itu tugas kami untuk mengawasinya," kata anggota fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ketidakhadiran Akhyar selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Medan ketika dipanggil Pansus Covid-19 menjadi pertanyaan bagi anggota dewan. Saat ini anggota pansus mencurigai ada permasalahan dalam penggunaan dana Covid-19.

"Kemudian Perwal 11 tahun 2020 yang dikeluarkan Pemko Medan tidak berjalan dengan efektif. Perwal tersebut dikeluarkan begitu saja tanpa ada pengawasan dari Pemko Medan," ujar Robi.

Robi menilai, Perwal Nomor 11 Tahun 2020 yang dikeluarkan Pemko Medan terbukti tidak efektif menahan laju penyebaran Covid-19. Ini terlihat dari jumlah warga Kota Medan yang terpapar Covid-19 terus bertambah.

"Kurvanya terus naik. Jadi plt wali kota gagal dalam mengamankan masalah Covid-19 di Kota Medan," katanya.

Diketahui, pasien positif Covid-19 di Kota Medan tercatat 894 orang hingga Jumat (26/6/2020) . Sebanyak 239 orang dinyatakan sembuh dan 56 meninggal dunia.


Editor : Stepanus Purba