Soal Peniadaan Haji 2020, Wagub Sumut Musa Rajekshah Minta Umat Sabar dan Berdoa

Stepanus Purba ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 09:30 WIB
Soal Peniadaan Haji 2020, Wagub Sumut Musa Rajekshah Minta Umat Sabar dan Berdoa
Wakil Gubernur yang juga Ketua IPHI Sumut Musa Rajekshah bersilaturahmi dengan pengurus wilayah di Rumah Dinas Jalan Teuku Daud Medan, Rabu (10/6/2020). (Foto: Humas Pemprov Sumut)

MEDAN, iNews.id – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumatera Utara (Sumut) meminta masyarakat untuk tetap bersabar menyikapi keputusan pemerintah terkait ditiadakannya pelaksanaan Ibadah Haji 2020. Hal itu dilakukan dengan situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda saat ini.

"Kami berharap semuanya agar bersabar dan berdoa agar pandemi ini bisa cepat berlalu. Kita menunggu sambil berdoa, semoga tahun depan bisa berangkat haji," kata Ketua IPHI Sumut Musa Rajekshah sekaligus Wakil Gubernur Sumut saat bersilaturahmi dengan pengurus wilayah di Rumah Dinas Jalan Teuku Daud Medan, Rabu (10/6/2020).

Wagub menyampaikan, masalah haji bukan hanya persoalan Indonesia saja. Negara-negara lain juga mengalami hal yang sama karena Arab Saudi membatasi jemaah haji dari luar negara.

"Kita tidak bisa berangkat karena pandemi ini belum mereda. IPHI Sumut, juga pengurus IPHI kabupaten/kota diharapkan bisa menyampaikan kepada jemaah yang batal berangkat tahun ini agar bersabar dan berdoa semoga virus ini teratasi," kata Ijeck-sapaan akrabnya.

Kendati pandemi belum berakhir, kegiatan IPHI diharapkan tetap berjalan. Namun dengan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

"Misalnya pertemuan dengan IPHI daerah bisa dilakukan dengan teknologi seperti zoom," ucapnya.

Berdasarkan data Kanwil Kementerian Agama (Kemenag), kuota haji tahun ini untuk wilayah Sumut sebanyak 8.328 jemaah yang terdiri atas jemaah haji regular 8.168 orang, prioritas lansia 84 orang, pembimbing KBIHU 12 orang dan petugas haji daerah 64 orang.

Para jemaah haji asal Sumut tersebut batal berangkat ke Tanah Suci Mekah karena ditiadakannya ibadah haji tahun ini, sesuai Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Peneyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020.


Editor : Donald Karouw