Tak Dibayar Selama 6 Bulan, Ratusan Bidan di Madina Keluhkan Nasibnya

Liansah Rangkuti ยท Jumat, 28 Desember 2018 - 13:42:00 WIB
Tak Dibayar Selama 6 Bulan, Ratusan Bidan di Madina Keluhkan Nasibnya
Seorang bidan PTT menangis mengeluhkan gajinya yang tak dibayar selama 6 bulan. (Foto: iNews/Liansyah)

MADINA, iNews.id - Ratusan bidan pegawai tidak tetap (PTT), datangi kantor DPRD Kota Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Mereka mengeluhkan nasibnya karena tidak menerima gaji selama 6 bulan pada tahun 2017 lalu.

"Kami datang meminta keadilan dan kejelasan Bapak Dewan di DPRD yang terhomat, bahwa gaji kami belum kami terima pada bulan Maret sampai dengan bulan Agustus tahun 2017 lalu," ujar Khoirunnisa, bidan PTT Puskesmas Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Kota Madina, Sumut, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, gaji mereka tidak terbayarkan saat masa peralihan menjadi CPNS. Sedangkan, sejauh ini mereka tetap bekerja di desa dan puskemas tanpa pengunduran diri atau pemberhentian dari dinas terkait.

"Kami tetap bekerja sebagaimana fungsi dan tugas kami di tempat kami masing-masing bekerja, sewaktu belum diangkat menjadi CPNS, nah pada saat itu kami tidak diberhentikan atau mengundurkan diri dari bidan PTT. Jadi kemana gaji kami saat itu?" ujar dia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Madina, H Maraganti mengatakan, dia bersama pihak dinas terkait sudah membawa lima orang perwakilan dari ratusan bidan PTT yang datang ke gedung dewan mengeluhkan permasalahan mereka.

Menurut dia, dalam APBD 2017, gaji bidan PTT memang sudah tidak lagi ditampung dalam pembahasan anggaran. Karena, mereka yang sudah beralihstatus menjadi CPNS, tentu hak mereka akan ditanggung penuh pemerintah pusat.

"Tapi kita akan jumpai pemerintah pusat, seperti Menpan RB untuk menuntaskan masalah ini," kata Marganti.

Ratusan bidan PTT tersebut diterima oleh ketua serta tiga orang anggota DPRD Kota Madina. Terlihat juga ada Kepala Dinas Kesehatan Kota Madina, Syarifuddin Nasution, lalu dua orang perwakilan dinas keuangan dan satu orang dari BKN Kota Madina.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal