Tekan Penyebaran Hog Cholera, Pemkab Karo Semprot Disinfektan ke Peternakan Babi

Stepanus Purba ยท Selasa, 12 November 2019 - 18:42 WIB
Tekan Penyebaran Hog Cholera, Pemkab Karo Semprot Disinfektan ke Peternakan Babi
Petugas menyemprot disinfektan ke kandang dan babi sehat di Karo, Sumut, Selasa (12/11/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

KARO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, menyemprotkan disinfektan di peternakan warga, Selasa (12/11/2019) untuk menekan penyebaran virus Hog Cholera atau kolera babi. Ada peternakan di tiga kecamatan yang sudah disemprot.

Kepala Seksi Kesehatan Hewas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karo, Siska Tarigan mengatakan penyemprotan ke peternakan babi sudah dilakukan di tiga kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karo. Kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan Laubaleng, Kecamatan Kabanjahe dan Kecamatan Tiga Panah.

"Nantinya akan menyusul ke kecamatan-kecamatan lainnya," kata Siska, Selasa (12/11/2019).

Menurut data yang diungkap Siska, ada 447 ekor babi mati di Kabupaten Karo. Babi-babi tersebut berasal dari Kecamatan Laubaleng dan Kecamatan Kabanjahe.

“Mayoritas paling banyak dari Kecamatan Laubaleng," katanya.

Pantauan iNews.id di lapangan, petugas yang melakukan penyemprotan menggunakan pakaian khusus. Mereka menyemprotkan cairan ke kandang dan juga ke tubuh babi.

Diketahui, ada 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang terkena wabah virus Hog Cholera. Di antaranya Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Samosir.

Dari 11 kabupaten/kota tersebut, tercatat sebanyak 5.800 ekor babi dilaporkan mati akibat virus ini.


Editor : Umaya Khusniah