Terdampak PPKM, 449.000 Tenaga Kerja di Sumut Kehilangan Pendapatan

Wahyudi Aulia Siregar · Rabu, 25 Agustus 2021 - 11:15:00 WIB
Terdampak PPKM, 449.000 Tenaga Kerja di Sumut Kehilangan Pendapatan
Ilustrasi tenaga kerja. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 telah memberikan dampak signifikan pada tenaga kerja di Sumatra Utara. Tercatat adq sebanyak 449.000 tenaga kerja harus kehilangan pendapatan mereka. 

Kepala Bank Indonesia Provinsi Sumut Soekowardojo mengatakan, jumlah pekerja yang terdampak PPKM berpotensi bertambah dari empat sektor utama. Sektor tersebut yakni perdagangan besar dan eceran (PBE), penyediaan akomodasi makan dan minum serta transportasi sebanyak 146.349 orang. Kemudian sektor industri pengolahan 35.915 orang. 

"Data Sakernas BPS diperoleh estimasi tenaga kerja yang rentan terdampak di empat sektor utama itu sebanyak 182.000 orang," ujar Soekowardojo, Rabu (25/8/2021).

Para pekerja yang terdampak tersebut lanjutnya akan menjadi tanggungan Program Jaring Pengaman Sosial Daerah (Bansos Provinsi).

Kondisi ini katanya, terjadi inflasi yang meningkat dalam tiga bulan terakhir. 

“Sejak Juni, inflasi berada pada 0,29 persen (mtm), meningkat dari periode sebelumnya 0,03 persen (mtm),” katanya.

Menurutnya, posisi inflasi tersebut terbilang tinggi jika dibandingkan nasional sebesar 0,08 persen (mtm) atau Sumatra 0,15 persen (mtm). Namun inflasi ini menunjukkan membaiknya kondisi perokonomian di Sumut.

"Kenaikan tekanan inflasi ini seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian didukung percepatan program vaksinasi oleh pemerintah," ujarnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: