Tiang Perancah Patah, 3 Pekerja Bangunan Jatuh dari Lantai 3 Ruko di Sergai

Wahyu Rustandi ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 20:46 WIB
Tiang Perancah Patah, 3 Pekerja Bangunan Jatuh dari Lantai 3 Ruko di Sergai
Salah satu pekerja yang jatuh mendapat penanganan medis di salah satu rumah sakit di Serdangbedagai, Sumut, Selasa (7/7/2020). (Foto: iNews/Wahyu Rustandi)

SERDANGBEDAGAI, iNews.id – Tiga orang pekerja bangunan luka-luka setelah terjatuh dari lantai tiga bangunan ruko yang sedang dalam pembangunan, di Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), Selasa (7/7/2020). Ketiga pekerja langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Kecelakaan kerja itu terjadi setelah tiang perancah dari bambu yang digunakan ketiga pekerja sebagai pijakan, tiba-tiba patah. Saat kejadian, ketiga pekerja bangunan tengah bekerja memplester dinding.

Adapun ketiga pekerja bangunan yang jatuh, masing-masing bernama Budi (41), warga Desa Banten, Kecamatan Medan Tembung. Budi mengalami luka patah di bagian kaki kiri dan tangan kiri.

Sementara dua orang pekerja lainnya bernama Sulaiman (39), dan Ahmad (37), warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Keduanya mengalami luka ringan di sekitar kaki, tangan dan kepala.

Menurut keterangan salah seorang korban bernama Ahmad, kecelakaan kerja yang mereka alami ini terjadi setelah tiang perancah yang mereka buat sebagai pijakan untuk membuat relief di dinding bangunan ruko tiba-tiba patah. Diduga, tiang dari bambu itu tidak kuat menahan beban para pekerja yang berdiri.

“Kami jatuh waktu lagi masang batu. Mungkin karena keberatan beban,” kata Ahmad yang ditemui di rumah sakit, Selasa malam.

Sementara Nanan, yang merupakan pengusaha pemborong pekerjaan relief dinding bangunan ruko membenarkan kronologi kecelakaan kerja yang dialami ketiga pekerjanya. Ketiga pekerja sudah lima hari terakhir mengerjakan relief bangunan itu.

“Untuk pengobatan ketiga pekerja yang kecelakaan kami tanggung,” ujar Nanang.

Pascainsiden itu, petugas kepolisian dari Polsek Perbaungan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. Petugas juga sudah memintai keterangan sejumlah pekerja dan pemborong bangunan. Untuk sementara lokasi bangunan ruko ini ditutup dan dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.


Editor : Maria Christina