Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan PTPN II, Ratusan Orang Kepung Kantor Gubsu

Ahmad Ridwan Nasution ยท Kamis, 24 September 2020 - 15:40 WIB
Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan PTPN II, Ratusan Orang Kepung Kantor Gubsu
Ratusan orang yang tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu (KRB) gelar aksi longmarch dari Istana Maimun, Medan menuju Kantor Gubernur Sumut, Kamis (24/9/2020). (iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Ratusan orang yang tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu (KRB) menggelar aksi long march dari Istana Maimun Kota Medan, menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Rabu (24/9/2020). Dalam aksinya, massa menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan tanah eks HGU PTPN II seluas 5.873,06 hektare (ha).

Dalam aksinya, massa KRB menggunakan berwarna hitam meminta pemerintah untuk segera mengimplementasikan pidato dari Presiden Jokowi pada bulan Mei 2019 terkait sengketa lahan rakyat. Jokowi sebelumnya meminta pendistribusian lahan ini diutamakan kepada rakyat. Selain itu, warga juga meminta kepada pemerintah untuk mencabut izin HGU perusahaan yang bermasalah dengan rakyat.

"Kami turun lagi ke jalan menuntut hak kami terkait sengeketa lahan masyarakat dengan PTPN II yang tak kunjung selesai. Padahal Presiden Jokowi udah janji" ujar koordinator aksi, Mindoana Simamora.

Sebelumnya ratusan petani Simalingkar juga telah melakukan aksi jalan kaki dari Deliserdang menuju Istana Presiden di Jakarta untuk bertemu Presiden Jokowi. Namun, hingga saat kini belum ada titik terang.

Massa juga meminta pemerintah menghentikan okupasi, eksekusi, maupun penggusuran yang akan dilakukan PTPN II sebelum ada kesimpulan hasil tim rekonstruksi tahun 2012.

Diketahui konflik agraria di Sumut sendiri sudah menjadi atensi baik dari pemerintah maupun Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Di antaranya konflik lahan Simalingkar, Sari Rejo, serta konflik lahan di Mencirim.

Ratusan orang yang menggunakan seragam hitam ini pun sempat membuat jalanan di kota Medan macet total. Saat ini ribuan pendemo sedang menyampaikan orasi di kantor Gubernur Sumut.


Editor : Stepanus Purba