Ungkap Pembalakan Liar di Karo, Polisi Gandeng Denpom

Stepanus Purba ยท Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:51 WIB
Ungkap Pembalakan Liar di Karo, Polisi Gandeng Denpom
Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Polres Tanah Karo mengakui masih kesulitan untuk menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pembalakan liar di hutan Desa Lingga Muda, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo. Hal itu disebabkan sampai saat ini sejumlah alat bukti belum dapat dijadikan sebagai dasar kuat untuk penetapan tersangka.

Hal tersebut disampaikan langsung Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (16/10/2018). Pertemuan itu melibatkan anggota komisi B DPRD Sumut, masyarakat Desa Lingga Muda, Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, dan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karo.

"Kami sudah memeriksa 14 saksi dalam dugaan kasus illegal logging, namun sampai sekarang belum ada keterangan saksi yang melihat langsung terlapor atas nama Join Ginting melakukan perambahan hutan," kata Ras Maju kepada iNews.id seusai RDP.


Ras Maju mengungkapkan, saat diperiksa penyidik, terlapor Join Ginting mengaku saat itu dia hendak mengangkut kayu dari Deleng Tongkoh tersebut. "Pengangkutan kayu itu atas adanya surat dari Danramil Lau Baleng atas nama Kapten SE Sembiring kepada Join Ginting untuk mengangkat kayu tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan, poin dalam surat itu meminta jasa Join Ginting untuk mengangkat kayu dari lokasi Deleng Tongkoh ke Kodim. "Surat itu juga distempel dan ditandangatangani langsung Danramil Lau Baleng," ucapnya.

Penyidik juga telah memanggil Danramil Lau Beleng untuk memberikan keterangan, namun hingga tanggal pemeriksaan Kapten SE Sembiring tidak memenuhi panggilan petugas. "Kami sudah bekerja sama dengan Denpom TNI terkait penyelidikan. Surat ini, akan kami limpahkan lansung ke sana," tuturnya.


Editor : Donald Karouw