USU Teliti Minyak Atsiri Daun Eucalyptus yang Dipercaya Mampu Bunuh Virus Corona

Ahmad Ridwan Nasution ยท Senin, 29 Juni 2020 - 18:22 WIB
USU Teliti Minyak Atsiri Daun Eucalyptus yang Dipercaya Mampu Bunuh Virus Corona
Peneliti USU Muhammad Taufik bersama mahasiswa saat meneliti senyawa aktif yang terdapat dalam daun eucalyptus sebagai bahan hand sanitizer. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Pusat kajian Ipteks Universitas Sumatera Utara (USU) meneliti hasil ekstraksi senyawa aktif minyak atsiri yaitu eukaliptol atau 1,8 cineole pada daun eucalyptus yang biasa disebut tanaman obat. Senyawa kimia yang dihasilkan dapat menghambat dan merusak kemampuan virus memperbanyak diri dan akan coba diaplikasikan menjadi produk anti-Covid 2019.

Peneliti pusat kajian iptek eukaliptus USU Muhammad Taufik mengatakan, sejak berdiri pada 2018, mereka telah berhasil mengekstraksi minyak atsiri dari 10 jenis tanaman eucalyptus. Ekstaksi ini menggunakan teknologi destilasi uap atau penyulingan uap maupun fermentasi.

Hasil ekstraksi tersebut kemudian dianalisis peneliti di pusat kajian Iptek eukaliptus USU. Minyak ini memiliki aroma yang menenangkan sehingga banyak dipakai sebagai campuran obat, parfum, serta berbagai produk pendukung kesehatan.

"Kami sudah menganalisis dan mengekstraksi kandungan dari senyawa aktifnya. Karena sekarang pandemi Covid-19, kami akan keluarkan produk yang akan diaplikasikan untuk menghambat virus corona. Karena minyak atsiri ini punya sifat insektisida, beda dengan senyawa lain. Secara mikrobilologi, senyawa ini bisa mematikan atau menghambat virus maupun mikroba memperbanyak diri," ujarnya, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, senyawa kimia yang dapat menghambat dan merusak kemampuan virus memperbanyak diri tersebut terus diuji menjadi produk antivirus. Dimulai dengan membuat handsanitizer alami sebagai anti-corona.


Editor : Donald Karouw