YouTuber Medan Ditahan karena Diduga Lecehkan Lagu 'Aisyah Istri Rasulullah'

Stepanus Purba ยท Selasa, 14 April 2020 - 21:45 WIB
YouTuber Medan Ditahan karena Diduga Lecehkan Lagu 'Aisyah Istri Rasulullah'
YouTuber asal Medan Rahmad Hidayat alias Aleh. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Seorang YouTuber asal Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rahmad Hidayat alias Aleh ditetapkan polisi sebagai tersangka atas dugaan penghinaan. Pemuda berusia 20 tahun itu diduga telah melecehkan lagu ‘Aisyah Istri Rasulullah’ lewat konten videonya.

“Aleh-aleh sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belawan AKP Jericho Lavian Chandra, Selasa (14/4/2020).

Jericho mengatakan, pihaknya juga sudah menahan tersangka untuk mempermudah proses pemeriksaan. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang (UU) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam video YouTube-nya yang di-upload belum lama ini dan ramai di media sosial pada Jumat (10/4/2020), Rahmat bersama empat pemuda lainnya menyanyikan lagu ‘Aisyah Istri Rasululllah’ diiringi gitar. Awalnya mereka terlihat biasa saja. Rahmat yang mengenakan kemeja hitam lengan panjang bermotif garis putih vertikal hanya diam.

Tak lama kemudian, dia memegang rambut dan menariknya ke belakang. Rahmat bertingkat seolah-olah sedang kerasukan. Saat dia berdiri, empat temannya berupaya menenangkannya. Namun saat itu pula terlihat Rahmat hanya mengenakan celana dalam berwarna putih.

Video itu memancing kemarahan warga. Puluhan orang dari ormas Islam mendatangi kediaman Rahmat di Jalan Ileng, Kelurahan Regas Pulau, Medan Marelan. Ormas tersebut juga membuat laporan pengaduan ke Polres Pelabuhan Belawan. Polisi langsung menindaklanjuti laporan itu dengan mengamankan Rahmat dan teman-temannya.

Dari penelusuran iNews pada Senin (14/4/2020), konten YouTube yang mendapat kecaman dari warga itu sudah dihapus.

Ini bukan pertama kali Rahmat memancing reaksi dari netizen dan warga. Sebelumnya, dia juga dilaporkan warga Belawan, Medan, ke Polsek Belawan karena membuat materi stand up comedy yang dinilai telah menghina warga Belawan. Namun, kasus ini berakhir setelah Rahmat meminta maaf secara terbuka.


Editor : Maria Christina