Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Palangka Raya berangsur lenyap usai diguyur hujan selam dua jam, Senin (26/10/2026). (Foto: iNews TV)

Hal ini disebabkan tingginya konsentrasi partikel halus (PM2.5) dari sisa pembakaran hutan yang masih mengendap di udara ambient. 

Masyarakat berharap intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan agar seluruh sebaran titik api (hotspot) karhutla di wilayah Kalimantan Tengah dapat padam secara total dan kualitas udara kembali normal.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network