Laporan keluarga soal kejanggalan tewasnya Bripka AS pun menjadi perhatian banyak pihak. Penyelidikan yang awalnya di tangani Polres Samosir pun ditarik ke Polda Sumut.
Serangkaian penyelidikan dilakukan. Hasilnya, Bripka AS dinyatakan memang tewas karena menenggak racun sianida.
Dari hasil pemeriksaan forensik dan ahli toksikologi, disebutkan bahwa Bripka AS meninggal karena lemas akibat menenggak racun sianida.
Racun disebutkan, masuk dan bereaksi ke tubuh Bripka AS lewat saluran makan hingga ke lambung, serta ke saluran pernapasan.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait