Untuk mempercepat penanganan, Polda Sumut melakukan operasi SAR di seluruh lokasi prioritas. Tim juga membuka akses yang tertutup material longsor menggunakan alat berat, sekaligus mendirikan posko darurat dan dapur umum di beberapa kawasan terdampak. Upaya ini terus dilakukan secara paralel dengan evakuasi warga yang masih terjebak.
Salah satu tantangan terbesar di empat daerah terdampak adalah hilangnya jaringan komunikasi. Untuk itu, Bid TIK Polda Sumut menerapkan jaringan internet berbasis Starlink agar koordinasi tak terputus. Teknologi ini membantu mempercepat informasi lapangan, termasuk laporan warga terkait lokasi korban hilang.
Bid Dokkes turut membantu dengan memberikan layanan kesehatan, menangani luka berat dan ringan, serta memberikan dukungan trauma bagi warga terdampak. Di sisi lain, Ditlantas menyiapkan jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas agar mobilisasi bantuan tetap lancar.
Distribusi logistik berupa sembako, selimut, makanan siap saji dan kebutuhan dasar lainnya terus dilakukan. Bantuan juga datang dari Bhayangkari Sumut yang menyalurkan paket beras, air mineral, makanan instan dan perlengkapan tidur.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait