Suasana pembayaran klaim JKK kepada pekerja yang meninggal dan pemberian simbolis corona safety kit. (Foto: Antara)
Antara

MEDAN, iNews.id - BPJS Ketenagakerjaan Sumatra Bagian Utara mencatat sepanjang Januari 2021 terjadi 1.272 kasus kecelakaan kerja di Sumut. Dari jumlah tersebut, nilai klaim yang salurkan mencapai Rp8,128 miliar.

"BPJS Ketenagakerjaan memenuhi kewajiban membayar klaim. Namun diharapkan angka kecelakaan kerja menurun sejalan dengan budaya K3 yang semakin berjalan baik di Sumut," ujar Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Panji Wibisana di Medan, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya, sepanjang 2020, terjadi 13.173 kasus kecelakaan kerja dengan total klaim Rp84,414 miliar. Hal ini disampaikannya dalam acara penutupan bulan K3 (Kecelakaan, Kesehatan dan Kerja) sekaligus membayar klaim JKK pekerja yang meninggal dan pemberian simbolis corona safety kit.

Klaim JKK itu untuk ahli waris pekerja dari PT Aldoraya Lestari, PT Smart dan Sumatera Hakarindo.

Dia meyakini, budaya K3 akan semakin baik karena Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Dinas Ketenagakerjaan dan juga pengusaha termasuk pekerja berusaha menjalankan maksimal budaya keamanan tersebut..

Sosialisasi slogan 'Saya pilih sehat dan selamat' terus dilakukan agar pekerja dapat menjalankan budaya K3 yang membuat pekerja terjaga dan termasuk meningkatkan produktivitas di perusahaan.

‌"BPJS Ketenagakerjaan juga berharap perusahaan meningkatkan kesejahteraan pekerjanya, termasuk menjadi mitra BPJS Ketenagakerjaan " ujarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Baharuddin Siagian mengatakan, Pemprov Sumut berupaya terus menekan angka kecelakaan tenaga kerja.

"Sumut berharap jumlah kecelakaan kerja di daerah itu semakin mengecil sehingga Sumut bisa jadi contoh terbaik dalam penerapan budaya K3," katanya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT