Tim gabungan BNPB dan aparat terkait mengevakuasi korban tewas akibat bencana di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (Foto: Ist)

MEDAN, iNews.id - Update korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) sebanyak 217 orang tewas dan 209 korban lainnya masih hilang hingga Minggu (30/11/2025). Data ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

BNPB mencatat korban meninggal di Sumut meningkat setelah sejumlah jenazah yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan. Korban meninggal tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang dan Nias. Jumlah korban hilang di Sumut juga bertambah dan kini tercatat 209 orang.

“Korban jiwa untuk Sumatera Utara 217 orang yang meninggal dunia, kemudian 209 yang masih hilang,” katanya, Senin (1/12/2025).

Selain update korban tewas dan hilang, BNPB juga memaparkan perkembangan jumlah pengungsi. Di Tapanuli Utara tercatat 3.600 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian, sementara di Tapanuli Tengah ada 1.659 jiwa.

Di Tapanuli Selatan, jumlah pengungsi mencapai 4.661 jiwa dan di Kota Sibolga tercatat 4.456 jiwa mengungsi. Selain itu, ada 2.200 jiwa yang mengungsi di Humbang Hasundutan dan 1.378 jiwa di Mandailing Natal.

Akses darat di beberapa kabupaten di Sumut masih terputus akibat longsor dan kerusakan jembatan. Di Tapanuli Utara, jalan Tarutung–Sibolga terputus di sejumlah titik sehingga beberapa desa di Parmonangan dan Adiankoting belum dapat dijangkau, dengan total lebih dari 12.000 jiwa terdampak.

“Untuk Tarutung-Sibolga ini masih normalisasi. Yang bisa ditembus alat berat ini 40 kilometer,” ucapnya.


Editor : Donald Karouw

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network