"Seluruh unsur operasi jajaran TNI AL akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan secara ketat, serta menangkap dan memproses hukum bila menemukan adanya ekspor CPO atau minyak sawit beserta turunannya yang telah resmi dilarang pemerintah," ujarnya, Kamis (28/4/2022).
Menurutnya, KSAL juga telah menekankan agar mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural dengan loyalitas tegak lurus. Bahkan dalam 2 minggu terakhir TNI AL Koarmada I telah menangkap 5 kapal yang membawa muatan minyak sawit dan turunannya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait