Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akan jadikan produksi jagung Kabupaten Langkat digunakan sebagai pakan ternak, Rabu (29/9/2021). (Antara/istimewa)

LANGKAT, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berencana menjadikan Kabupaten Langkat menjadi sentra pengolahan jagung menjadi bahan pakan ternak. Sentra pengolahan tersebut akan dikelola Bahan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menjaga kestabilan harga pangan khususnya komoditas jagung. 

Edy Rahmayadi mengatakan di tahun 2022, pihaknya menargetkan panen jagung di Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Langkat bisa mencapai 8-12 ton per hektarenya. Selain itu, total panen jagung secara menyeluruh di Sumut ditargetkan mencapai 2,5 juta ton. 

"Sementara untuk tahun ini total hasil panen jagung di Sumut sebanyak 1,7 juta ton, dengan surplus hanya 35.986 ton dalam membantu target surplus nasional," kata Edy Rahmayadi, Rabu (29/9/2021). 

Guna mencapai target itu, Edy akan mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat untuk bekerja sama. Langkah ini khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Langkat. 

Sementara Bupati Langkat Terbit Rencana mengatakan total luas lahan jagung di Desa Namu Ukur Utara 456 hektare. Sementara yang baru ditanami di Desa Namu Ukur Utara, luasnya baru 100 hektare lebih.

Tahun ini panen jagung baru mencapai 7 sampai 8 ton per hektarenya. Bupati juga mengaku siap meningkatkan hasil panen jagung di Langkat sesuai instruksi gubernur.


Editor : Stepanus Purba_block

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network