Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (Foto: Dok Instagram/Edy Rahmayadi)
Stepanus Purba

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan kesadaran masyarakat Sumut untuk menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas masih rendah. Dari pantuaan Pemerintah Provinsi Sumut, baru 40 persen mayarakat Sumut yang patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes) sedangkan 60 persen lainnya 
masih melanggara prokes. 

Edy mengatakan penerapan protokol kesehatan adalah sesuatu yang penting untuk dilaksanakan untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19. Dia berharap masyarakat Sumut untuk disiplin menerapkan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabu, menjaga jarak, menghadiri kerumunan, dan mengurai mobilitas. 

"Karena itu, kami terus mengingatkan masyarakat Sumut unutk disiplin menerapkan prokes," kata Edy.

Edy mengatakan saat ini pertambahan kasus Covid-19 di Sumut bertambah cukup signifikan. Karena itu, peran masyarakat Sumut untuk menekan penyebaran Covid-19 sangatlah penting. 

"Ini haru kita putus bersama, kalau tidak makin repot nanti kita. Lakukan seolah-olah kita sedang berperang. Ikuti semua imbauan dan program-program untuk menekan penyebaran Covid-19," ucapnya. 

Secara terpisah, Kadis Komunikasi dan Informatika Sumut, Irman Oemar, yang juga Koordinator Informasi Satgas Covid-19 Sumut, meminta masyarakat tidak berpergian dan tetap disiplin protokol kesehatan di masa liibur panjang Tahun Baru Imlek 2572.

Jika masyarakat bepergian di masa libur panjang itu, menurut Irman sangat berpotensi meningkatkan penyebaran dan jumlah kasus covid-19.

"Saat ini kita sedang mengalami lonjakan kasus positif covid-19 yang signifikan, kemudian kita juga akan melewati libur panjang Tahun Baru Imlek. Kita meminta masyarakat agar tidak bepergian sehingga penyebaran covid-19 bisa kita kendalikan," kata Irman.


Editor : Stepanus Purba

BERITA TERKAIT