Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali menunjukkan aktivitas vulkanik setelah 4 tahun tidak mengalami erupsi. (Foto: iNews TV/Ervand David)

KARO, iNews.id - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik setelah 4 tahun tidak mengalami erupsi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Aktivitas Gunung Sinabung terpantau meningkat sejak 31 Agustus 2026. Gunung api tersebut masih mengeluarkan asap dengan warna yang semakin pekat disertai tremor yang terjadi secara terus-menerus.

Berdasarkan hasil pemantauan PVMBG, tremor di Gunung Sinabung terus berlangsung sejak aktivitas erupsi muncul. Amplitudo tremor juga menunjukkan kecenderungan meningkat yang ditandai dengan hembusan asap semakin tebal dan berwarna kehitaman.

Sebaran abu vulkanik terakhir terpantau mengarah ke timur laut dengan tinggi kolom asap mencapai sekitar 300 meter dari puncak gunung. Namun, PVMBG mengingatkan arah sebaran abu masih dapat berubah bergantung kondisi angin.

Kepala PVMBG Badan Geologi Rita Susilawati mengatakan, kondisi Gunung Sinabung saat ini masih dalam tahap pemantauan intensif. Meski belum terjadi erupsi lanjutan, aktivitas vulkanik masih menunjukkan peningkatan.

"Gunung Api Sinabung per hari ini tidak erupsi, namun kita amati ada asap, titik api dan tremor. Kalau kata ahli ini baru awal sehingga butuh kewaspadaan masyarakat," ujarnya, Rabu (2/9/2026).

Penyelidik Bumi Madya PVMBG Efrida Lusy Andriany menjelaskan, aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tinggi setelah tremor berlangsung tanpa henti sejak 31 Agustus.

"Tremornya terus-menerus dan tidak berhenti sejak erupsi tanggal 31 Agustus lalu. Vulkaniknya sampai sekarang masih tinggi," katanya.

Menurutnya, tim tanggap darurat juga telah diterjunkan untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan.

"Tim tanggap darurat sudah mendarat lewat Bandara Kualanamu untuk menuju ke lokasi saat ini," katanya.

PVMBG mengingatkan masyarakat agar tidak menghubungkan aktivitas Gunung Sinabung dengan erupsi gunung api lainnya. Setiap gunung api memiliki karakteristik dan sistem magma yang berbeda.

Masyarakat di sekitar Gunung Sinabung juga diminta untuk terus mengikuti informasi resmi melalui aplikasi MAGMA Indonesia dan Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) yang menjadi acuan bagi penerbangan internasional. PVMBG meminta warga tetap tenang, tidak panik, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network