Nanang Fitria menambahkan, satgas ini nantinya disebar ke beberapa sekolah di Tebingtinggi.
"Tim satgas bertugas memverifikasi hampir 98 sekolah di Tebingtinggi. Ini dilakukan untuk mengetahui layak atau tidak sekolah itu melakukan belajar tatap muka," kata dia.
Agar lolos dan bisa melakukan belajar tatap muka, kata Nanang Fitria, sekolah harus menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, menjaga kebersihan sekolah serta melakukan cek suhu badan hingga menjaga jarak setiap siswa saat di kelas.
Rencananya, verifikasi akan berlangsung hingga 30 Desember 2020. Jika nanti belum memenuhi syarat maka sekolah akan diberi kesempatan untuk memperbaiki kekurangan hingga syaratnya terpenuhi.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait