Dia melanjutkan, tim medis berkesimpulan bahwa tingkat luka masif. Tindakan medis yang dilakukan terhadap Harimau Sumatera yang terlihat lemah ini, berupa pemasangan infus, pemberian antibiotik long acting, anti imflamasi, suporting, membersihkan luka yang berbelatung, antelmentik dan memulihkan kondisi.
Tindakan lanjutan yang akan terus dilakukan terhadap harimau tersebut, kata Irzal, yakni pemantauan/observasi, melakukan cek darah ke laboratorium dan pengobatan rutin pada luka.
"Lamanya waktu pemulihan dan penyembuhan diperkirakan sekitar 1-2 bulan dengan melihat perkembangan kondisi kesehatannya," katanya.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait