MEDAN, iNews.id- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mencarikan solusi konflik agraria. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja daerah (rakerda) PA GMNI Sumut.
Ketua DPD PA GMNI Sumut Soetarto mengatakan agenda rakerda salah satunya merumuskan sejumlah permasalahan yang terjadi di Sumut salah satunya konflik agraria.
"Kami merumuskan pokok-pokok pikiran permasalahan di Sumut dan salah satunya masalah konflik agraria," kata Soetarto.
Selanjutnya, pokok permasalahn tersebut akan dikemukakan dalam Kongres PA GMNI yang digelar di Bandung 6-8 Desember 2021 mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Bidang Agraria PA GMNI Sumut, Saurlin Siagian menjelaskan konflik agraria di Sumatera Utara terus menjadi perhatian Presiden Jokowi.
"Sudah dua kali Presiden dalam catatan saya meminta agar konflik agraria di Sumut segera diselesaikan. Termasuk masalah eks HGU PTPN II," ucapnya. .
Saurlin mengatakan reforma agraria disampaikan Presiden Jokowi dalam program kerjanya. Selama ini kata tersebut tak banyak digunakan, pasca pemerintahan Sukarno.
"Reforma agraria itu bukan sertifikasi tapi mengubah struktur kepemilikan tanah. Tak hanya itu reforma agraria juga harus didukung pembangunan kapasitas dan keterampilan petani agar proses ekonomi bisa terus berjalan," ucapnya.
Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait