"Meski demikian keputusan Basarnas sesuai SOP. Namun, bukan berarti pencarian korban dihentikan total. Manajemen PLTA Batang akan melibatkan masyarakat yang ingin membantu. Namun faktor keselamatan akan kami utamakan mengingat lokaso medannya berat," ujarnya.
Diketahui, mengalami insiden kerja pada Jumat (4/12). Ketika itu korban sedang hendak pulang camp sembari membersihkan parit bekas longsor di titik R26 kawasan PLTA Batang Toru.
Saat itu tiba-tiba longsor besar datang dan menyeret excavator bersama korban ke dasar Sungai Batang Toru di Lingkungan I, Batang Toru yang hingga hari keenam pencarian belum berhasil ditemukan.
Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait