Penertiban puluhan rumah di lahan pemerintah yang akan dijadikan Kampung Nelayan merah Putih di Kabupaten Asahan, ricuh. (Foto: iNews TV)

ASAHAN, iNews.id – Penertiban puluhan rumah warga yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Daerah di Desa Bagan Asahan Baru, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ricuh, Kamis (1/10/2026) siang. Kericuhan dipicu saat warga mempertanyakan surat dasar hukum petugas Satpol PP yang datang untuk merubuhkan bangunan mereka.

Aksi saling dorong hingga ketegangan yang nyaris berujung bentrokan fisik tak terhindarkan ketika petugas Satpol PP berupaya merangsek masuk ke area permukiman warga.

Kericuhan berhasil diredam sebelum meluas setelah personel gabungan dari TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (AL) yang ikut mengawal proses penertiban langsung mengambil tindakan penengah di lapangan.

Warga setempat mengaku pasrah namun menuntut adanya pertanggungjawaban serta ganti rugi yang setara dari pihak pemerintah daerah. 

"Kami berharap mendapat kompensasi yang layak jika memang rumah kami harus dirubuhkan. Jangan sampai masyarakat kecil dirugikan tanpa ada solusi tempat tinggal baru," ujar seorang warga terdampak, Muhammad Amin, Kamis (1/10/2026).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Umar Simangunsong menjelaskan, area tanah pemerintah tersebut ditertibkan guna merealisasikan program nasional pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Terdapat lebih dari 30 rumah warga yang berdiri di atas lahan proyek strategis tersebut.

Pemerintah Kabupaten Asahan mengeklaim sebelumnya telah menggelar sosialisasi bersama masyarakat setempat terkait peruntukan lahan tersebut bagi kemajuan ekonomi warga pesisir.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network