“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mempercayakan penyaluran bantuan ini. Semoga distribusi berjalan lancar dan semuanya tiba di tujuan tanpa kendala,” ucapnya.
Keberangkatan truk bantuan dilakukan pada malam hari untuk mengejar waktu distribusi. Beberapa titik di Tapteng dan Sibolga dilaporkan membutuhkan suplai logistik segera. Kondisi akses yang dinamis mengharuskan pengiriman dilakukan secara cepat dan terencana.
Polda Sumut salurkan bantuan kemanusiaan dengan tetap memperhatikan aspek koordinasi lintas lembaga. Pengiriman logistik dilakukan bersama petugas di lapangan, pemerintah daerah setempat, dan unsur TNI-Polri di lokasi terdampak. Hal ini untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih maupun kekosongan pasokan.
Petugas akan mengarahkan bantuan ke titik pengungsian utama dan wilayah yang akses logistiknya masih terbatas. Mekanisme distribusi diatur agar prioritas diberikan kepada kelompok rentan. Di antaranya lansia, anak-anak, ibu hamil, serta keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Bantuan dari Posko “Polri untuk Masyarakat” ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan warga hingga fase pemulihan berikutnya. Dengan pola distribusi bertahap, stok logistik diharapkan tetap terjaga. Polda Sumut menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan.
Ke depan, Polda Sumut salurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan seiring dengan evaluasi kebutuhan di Tapteng dan Sibolga. Dukungan dari berbagai pihak menjadi modal penting agar proses pemulihan berjalan lebih cepat. Polda Sumut salurkan bantuan kemanusiaan ini sebagai wujud kehadiran negara di tengah warga yang terdampak bencana.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait