Pihak RS Haji Medan mengonfirmasi telah menangani lebih dari 30 santri secara intensif. Sebagian santri yang kondisinya mulai membaik diperbolehkan rawat jalan, sementara beberapa santri lainnya masih harus menjalani rawat inap dan observasi medis.
"Sampai siang ini ada lebih dari 30 santri mendapatkan perawatan di RS Haji Medan. Seluruh santri sedang dalam observasi. Bagi yang sudah stabil kita izinkan rawat jalan, sementara yang butuh pemulihan lanjutan dilakukan rawat inap," ujar Direktur RS Haji Medan, dr. Yulinda Evi Nasution.
Pihak pondok pesantren beserta jajaran DPRD mendesak Pemkab Deliserdang tidak lepas tangan dan bertanggung jawab penuh atas insiden yang menimpa para santri dalam kegiatan resmi pemerintah daerah tersebut.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait