Suku Bangsa Asli Sumatera Utara, Suku Batak (Foto: Dok Humas Sumut)
Tim iNews

MEDAN, iNews.id - Suku bangsa asli di Sumatera Utara tidak hanya batak saja. Ada sejumlah suku bangsa lain yang juga menempati wilayah tersebut.

Sumatera Utara merupakan sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, berbatasan dengan Aceh di sebelah utara dan dengan Sumatera Barat serta Riau di sebelah selatan.

Dilansir dari akun resmi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) disebutkan jika Sumatera Utara merupakan kampung halaman suku bangsa Batak. Namun, faktanya tak hanya suku Batak yang tinggal di wilayah tersebut.

Berikut Suku Bangsa Asli Sumatera Utara;

1. Suku Batak Toba

Suku Bangsa Asli Sumatera Utara pertama yakni Batak. Dalam situs resmi BPS dijelaskan suku Batak ini ada sekitar 40 persen yang menempati Sumatera Utara. Suku ini memang paling banyak tersebar di Sumatera Utara.

2. Suku Karo

Suku Karo biasanya menggunakan bahasa Karo untuk berkomunikasi. Di wilayah ini biasanya Anda akan banyak mendengar nama-nama marga. 

Suku Bangsa Asli Sumatera Utara ini bisanya memiliki marga seperti Tarigan, Ginting, Sembiring, Perangin-angin, dan delapan puluh lima nama lainnya.

3. Suku Nias 

Suku Nias berada di kepulauan sebelah barat. Sejak dibukanya perkebunan tembakau di Sumatera Timur. Daerah ini rupanya mulai ramai dikunjungi saat pemerintah kolonial Hindia Belanda. Saat itu, mereka banyak mendatangkan kuli kontrak yang dipekerjakan di perkebunan. Pendatang tersebut kebanyakan berasal dari etnis Jawa dan Tionghoa.

4. Suku Angkola

Warga suku ini bisa kita temukan di wilayah Tapanuli bagian selatan, yang meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padangsidimpuan dan Mandailing.

5. Suku Mandailing

Suku Bangsa Asli Sumatera Utara yakni Mandaling. Suku ini memang tidak hanya ditemukan di Mandailing Natal. Mereka bisa ditemukan di Padang Lawas Utara,  Labuhanbatu, Tapanuli Selatan. 

Suku ini biasanya memiliki marga Lubis, Nasution, Harahap, Pulungan, Batubara, Parinduri, Lintang, Hasibuan, Rambe, Dalimunthe atau Nai Monte, Rangkuti, Tanjung, Mardia, Daulay, Matondang, dan Hutasuhut.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT