Gubernur Sumut Edy Rahmayadi
iNews, Ismail

MEDAN, iNews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2023 senilai Rp63,60 triliun. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pun meminta agar dana tersebut tidak mengendap di bank.

Edy menuturkan, tahun 2022 Pemprov Sumut hanya menerima  DIPA dan TKD senilai Rp59,77 triliun. Dia pun meningatkan sejumlah pejabat untuk memanfaatkan dana ini untuk enam kegiatan.

Rinciannya untuk penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM),  reformasi birokrasi, akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, infrastruktur sentra ekonomi baru dan revitalisasi industri.

“Jadi tolong bupati/wali kota tolong perhatikan ini termasuk fokus reformasi, infrastruktur dan lainnya,” ucap Edy Rahmayadi dikutip dari iNewsMedan, Jumat (2/12/2022).

Dari data yang peroleh iNews, rencananya TKD 2023 tersebut untuk Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp23,98 triliun. Kemudian Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Rp7,86 triliun.

Selanjutnya Dana Desa Rp4,45 triliun ada juga DAK Fisik Rp3,18 triliun. Lalu Dana Bagi Hasil Rp1,75 triliun dan Dana Insentif Daerah (DID) Rp135,94 miliar. 

Kemudian alokasi untuk kementerian dan lembaga alokasi belanja pegawai senilai Rp9,14 triliun, belanja barang Rp8,14 triliun, belanja modal Rp4,71 triliun dan belanja bantuan sosial Rp56,97 miliar.

"Saya minta tanggal 2 Januari (2023) sudah running, belum lagi pengesahan APBD di DPRD bapak masing-masing, kita harus cepat apalagi tahun depan diprediksikan akan sulit,” ucapnya.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT